HALO SEMARANG – Sebanyak 293 kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Semarang terdiri atas atlet, pelatih, dan pendamping official dari 23 cabor dilepas oleh Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, di halaman Balaikota Semarang, Jumat (16/6/2023).
Ratusan atlet ini akan bertanding di 23 cabang olahraga (Cabor) dari 25 cabor yang diperlombakan dalam Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan dimulai pada 20 -23 Juni 2023 dan 25-28 Juni 2023 mendatang.
Pelepasan atlet Popda Kota Semarang ini secara simbolis dilakukan dengan penyematan jaket kepada perwakilan atlet dan pelatih oleh Wali Kota Semarang. Di dampingi Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman.
Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu menyatakan, seluruh atlet diharapkan bisa tampil maksimal dan memperoleh hasil atau prestasi yang terbaik di kejuaraan Popda tingkat Provinsi Jateng.
“Ada 214 atlet akan berlaga mengikuti sesuai dengan cabornya. Ditambah 59 pelatih dan 20 pendamping official. Saya berharap para pelajar, adik-adik dan anak-anakku ini bisa mendapatkan prestasi terbaik. Nanti kita siapkan tanda asih untuk mereka. Memang untuk anggaran 2023 ini belum ada. Mudah-mudahan di anggaran perubahan bisa dianggarkan untuk memberikan sebagai apresiasi untuk para atlet berprestasi. Sekaligus untuk memotivasi bibit-bibit atlet, meneruskan atlet yang berprestasi sudah senior sampai bertanding sampai mengikuti kejuaraan nasional maupun olimpiade, serta sea games. Biar bibit baru muncul dan generasi penerus atlet dapat berkesinambungan,” ungkap walikota usai acara pelepasan.
Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu, berharap dalam Pobda tingkat Provinsi Jateng tahun 2023 ini Kota Semarang mendapatkan prestasi terbaik dan menjadi juara umum.
“Targetnya yakni bisa memperoleh hasil terbaik dan menyabet emas sebanyak-banyaknya dan jadi juara umum,” imbuhnya.
Mbak Ita juga berpesan untuk para atlet yang bertanding nanti agaf terus berlatih dan punya motivasi dan semangat yang tinggi.
“Agar bisa mengharumkan nama Kota Semarang juga keluarga. Tentunya, kita siapkan apresiasi bagi atlet yang punya prestasi,” katanya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Fravarta Sadman menjelaskan, atlet Popda terdiri atas pelajar SD, SMP dan SMA di Kota Semarang. Sebanyak 214 atlet ini akan ikuti 23 cabor.
“Semua cabor kita unggulkan untuk menyabet emas, selisih dengan Solo kemarin satu emas di cabang olahraga senam. Tahun ini kita ikut cabang senam, yang punya potensi untuk mendulang emas banyak karena lebih dari satu nomor dilombakan. Lawan terberat masih Kota Solo, Banyumas juga diperhitungkan, namun kita optimis bisa meraih kembali juara umum,” harapnya.
Dikatakan Fravarta, untuk venue cabor dipertandingkan bertempat di Kota Semarang, sebagian besar digelar di Stadion Jatidiri, lalu di antaranya di velodrom Stadion Diponegoro untuk cabang balap sepeda, dan lainnya.
Subkoordinator pembibitan iptek dan ketenagaolahragaan Dispora Kota Semarang, Yorga Singgara Widya Utama mengatakan, sebanyak 23 cabang olahraga (cabor) yang diikuti yakni
anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli, bola voli pasir. Lalu, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, kempo, panahan, panjat tebing. Selanjutnya pencaksilat, renang, senam, taekwondo, Tenis lapangan, tenis meja dan tinju, serta wushu.
“Dari total 25 cabor, ada 23 cabor yang dikuti. Ada dua cabor yang absen diikuti kontingen kota Semarang yaitu cabang sepakbola dan sepak takraw,” katanya. (HS-06)