in

Lebih Senang Kendarai Motor yang Sulit

HALO SEMARANG – Beragam teknologi canggih semakin sering digunakan dalam balapan MotoGP.

Perangkat pengatur tinggi sepeda motor yang pertama dicetuskan Ducati pada 2019 merupakan salah satunya.

Tak hanya membantu, terkadang perangkat ini juga memberikan masalah.

Pembahasan soal perangkat pembantu selalu mendatangkan respons yang berbeda-beda.

Luca Marini, pembalap tim Mooney VR46, termasuk yang merasa perangkat pembantu semacam itu tidak terlalu dibutuhkan.

‘’Perangkat semacam itu merupakan bagian dari pengembangan dan teknologi yang dilanjutkan tiap tahun. Kami masih bisa menyuguhkan hasil yang bagus, meski tanpa alat seperti ini,’’ ungkap Marini seperti dilansir dari Speedweek.

Adik tiri Valentino Rossi itu menambahkan, jika pabrikan dan Dorna Sports menginginkan, maka tidak masalah.

Luca mengaku lebih senang jika sepeda motor yang dikendarai lebih sulit, dan tak menggunakan perangkat bantuan.

‘’Sepeda motor saat ini terlalu mudah dikendarai,’’ papar pasangan Marco Bezzechhi itu.

Sebagai pembalap, Marini menyadari komentarnya takkan membawa perubahan.

‘’Entah saya setuju atau tidak, semua takkan berubah,’’ tandasnya.

Pada klasemen akhir MotoGP 2022, Luca menempati posisi ke-12 dengan mengoleksi 120 poin.

Dia unggul dua undakan atas tandemnya, Marco Bezzecchi.

Uniknya, Luca belum mampu naik podium, sedangkan Marco sudah dua kali. (HS-06)

Belum Tertarik Ladeni O’Malley

Emak-Emak Membumbui Nusantara, 2.000 Porsi Ludes Tak Kurang 20 Menit