HALO SEMARANG – Frank Lampard gagal menjalankan tugas pertamanya sebagai manajer interim Chelsea.
The Blues dikalahkan Wolverhampton Wanderers 0-1 pada lanjutan Liga Primer Inggris 2022-2023, 8 April lalu.
Lampard, yang pernah menukangi Si Biru pada 2019-2021, mengakui Mateo Kovacic dan kolega seperti lupa cara meraih kemenangan.
Pria 44 tahun itu langsung ditunggu misi berat, yakni menghadapi juara bertahan Real Madrid di Liga Champions.
Pada perempat final leg pertama, Si Biru bakal dijamu El Real, Kamis (13/4/2023) dini hari WIB.
Lampard tentu tak mau skuad besutannya kembali menelan pil pahit untuk kali kedua berturut-turut.
’’Banyak hal perlu diperbaiki. Saya harus memahami pola pikir yang sudah ada,’’ kata Lampard seperti dilansir dari BBC Sport.
Frank menambahkan tim harus bermain untuk menang dan menjadikan hal itu sebagai kebiasaan.
Menurut dia, Kovacic dan kawan-kawan wajib bekerja lebih keras saat meladeni El Real Madrid yang dikenal ganas di Liga Champions.
’’Kami harus bergerak maju dan berusaha meraih hasil positif dulu,’’ tandasnya.
Siapa pun pelatih Chelsea, dia butuh waktu untuk menyatukan pemain-pemain baru yang dibeli di era Todd Boehly.
Sejumlah pemain anyar itu sebenarnya bertalenta, tapi belum menyatu dengan baik.
Klub London ini sudah tujuh kali kalah dalam tujuh laga saat tertinggal dari babak pertama.
Itu membuktikan The Blues menjadi tim yang sulit membuat comeback.
Ironisnya lagi, Si Biru kini lebih dekat jaraknya ke zona degradasi dibanding ke posisi empat besar. (HS-06)