in

Langkah BNNP Jateng yang Rutin Gelar Razia Narkoba, Diapresiasi Positif Oleh Pengelola Tempat Hiburan Malam

Foto ilustrasi razia narkoba di tempat karaoke.

 

HALO SEMARANG – Langkah petugas BNNP Jateng yang menggelar razia di beberapa tempat hiburan malam di Kota Semarang, Sabtu (29/2/2020), diapresiasi positif oleh para pengelola tempat karaoke.

Hal itu dikarenakan, para pengelola tempat karaoke juga menyadari, tempat hiburan malam bukan tempat peredaran atau tempat pelampiasan bagi pengguna narkoba, tapi sebagai tempat untuk melepaskan penat bagi masyarakat dengan menyalurkan bakatnya bernyanyi.

Hal tersebut disampaikan Logam, Wakil Ketua Bidang Karaoke Pagersemar, Minggu (1/3/2020) malam.

“Kami sebagai pegiat pariwisata hiburan di Kota Semarang memberikan apresiasi kepada petugas gabungan BNNP Jateng dalam upaya memberantas peredaran narkoba di dunia hiburan, dengan menggelar operasi rutin,” ujar Logam yang juga pengelola KyuKyu KTV Semarang ini.

Menurutnya, selain untuk melakukan pencegahan peredaran narkoba di tempat hiburan, razia tersebut juga sebagai pembelajaran bagi karyawan di tempat hiburan untuk tidak mencoba macam-macam dengan narkoba.

“Razia petugas gabungan di tempat hiburan malam, memang efektif sebagai upaya pencegahan terhadap peredaran narkoba,” tambah Logam.

Senada dengan Logam, Jono, Direktur GAIA Karaoke, Lounge dan Bar juga memberikan apresiasi yang luar biasa atas kegiatan yang dilakukan petugas gabungan BNNP Jateng.

“Sebagai pengelola karaoke, kami harus menghilangkan image negatif terhadap tempat hiburan malam. Maka kami menyambut baik langkah BNNP Jateng yang masuk ke tempat-tempat hiburan,” ujar Jono.

Jono mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mencegah masuknya narkoba di tempat karaoke yang dia kelola, termasuk melakukan pemantauan terhadap karyawan.

“Kami akan menindak tegas bagi karyawan yang coba-coba dengan narkoba, dan hal ini selalu kami ingatkan kepada karyawan,” tandas Jono.

Meski mendapatkan apresiasi, beberapa pengunjung menyarankan kepada petugas BNNP Jateng untuk mengubah gaya dalam razia, agar tidak terkesan menakutkan bagi warga.

“Saya sangat menyambut baik razia narkoba di tempat hiburan malam. Cuma dalam razia harus diubah gayanya. Tidak membuat pengunjung takut atau terksesan menakutkan, sehingga pengunjung tetap nyaman meski sedang ada razia,” kata Devi.

Untuk diketahui, petugas gabungan BNNP Jateng, Polda Jateng, Polrestabes Semarang dan Denpom IV/Diponegoro menggelar razia narkoba di beberapa tempat hiburan malam, Sabtu (29/2/2020).

Dalam razia rutin tersebut petugas mengerahkan sedikitnya 50 personel gabungan yang menyisir tempat-tempat hiburan malam di Kota Semarang.

Meski tidak mendapatkan barang yang ditargetkan, razia petugas gabungan ini sekaligus sebagai pengingat bagi pengelola tempat hiburan dan pengunjung untuk tidak menggunakan narkoba.(HS)

Pemkot Semarang Ajak Warga Guyub dan Rukun Lewat Memancing

KM Talks #1, Ajak Pemuda Semarang Tapaki Mimpi melalui Beasiswa Internasional