HALO KENDAL – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kendal, Minggu (25/10/2026).
Kunjungan sekaligus silaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kendal dan elemen masyarakat tersebut, digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Minggu (25/10/2026).
Acara dihadiri oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, Anggota MPR/DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti, Anggota DPR RI Raja Faisal, dan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kendal Windu Suko Basuki bersama anggota DPRD Kendal, Muhammad Arif Abidin, Kepala Disdikbud Kendal Yanuar Fatoni, serta diikuti para tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, penggerak UMKM, hingga komunitas pemuda di Kendal.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Ibas memberikan apresiasi tinggi atas capaian ekonomi Kendal yang melampaui rata-rata nasional, sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun karakter pemuda yang mandiri dan berdaya saing di era digital.
Dalam pemaparannya, dirinya juga menyoroti peran strategis Kendal sebagai salah satu pilar pembangunan regional di Jawa Tengah.
Menurutnya pertumbuhan ekonomi daerah ini mencatatkan angka impresif yang mendekati 8 persen, berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional.
“Beberapa poin kunci keberhasilan dan potensi Kendal yang diangkat, meliputi Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Kendal menjadi magnet investasi nasional dan internasional untuk memperkuat sektor industrialisasi serta hilirisasi. Selain itu, disektor Pesisir dan Agraris, serta Kemandirian Pangan dan Energi,” ujar Ibas.
Pada kesempatan itu, dirinya juga mengingatkan agar tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, namun menjaga identitas Kendal sebagai “Kota Pesantren” juga sangat penting.
Ibas menekankan, bahwa kemajuan ekonomi harus berjalan seiring dengan keluhuran budi pekerti dan persatuan bangsa.
”Jangan pernah patah semangat. Sektor perikanan, pertanian, industri, pendidikan keagamaan, UMKM, hingga perdagangan terbuka lebar di depan kita. Mari kita jaga persatuan, kawal kebijakan pemerintah, dan wujudkan kemandirian pangan serta energi dari Kabupaten Kendal tercinta,” tandasnya.
Ibas berpesan kepada generasi muda Kendal agar terus merawat persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai generasi muda harus berani mengambil langkah awal membuka lapangan kerja, pantang menyerah, dan tidak takut gagal. Selain itu, juga harus bisa menjadikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan teknologi digital sebagai sarana berinovasi,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya menegaskan, bahwa kepemimpinan era digital menuntut anak muda untuk berpikir kritis, adaptif, serta mampu mengambil keputusan berbasis data (data-driven decision).
“Saya mengimbau agar pemuda Kabupaten Kendal tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, melainkan bertransformasi menjadi kreator dan inovator,” tandasnya.
Menurut Bupati, pemanfaatan media sosial dan platform digital harus dimanfaatkan untuk memasarkan produk UMKM lokal, memperluas pariwisata, serta memperkenalkan seni budaya Kendal ke kancah nasional maupun internasional.
Ia mengajak pemuda membentengi diri dari hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi dengan mengedepankan etika serta tanggung jawab di dunia maya.
“Mari kita melakukan aksi nyata dan Kolaborasi. Baik itu di dunia pendidikan, komunitas pemuda, dan pelaku usaha untuk membentuk ekosistem digital yang inklusif,” ungkap Bupati.
Sebagai penutup sambutan, dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan yang inspiratif dan membawa dampak positif bagi kemajuan masyarakat Kendal.
Acara dilanjutkan dengan komunikasi dua arah antara pemerintah para peserta dengan Wakil MPR RI dan Bupati Kendal terkait dengan isu isu yang berkembang saat ini.(HS)


