in

Kompolnas Apresiasi Polri Cegah Teror saat Libur Nataru 2024

 

HALO SEMARANG – Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas), Irjen (Purn) Benny J Mamoto, memberikan apresiasi kepada Polri, atas keberhasilan dalam mengamankan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Benny mengungkapkan kebanggaannya terhadap kinerja luar biasa dari seluruh jajaran Polri, yang telah memastikan jalannya acara-acara tersebut dengan aman dan lancar.

“Kompolnas memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas kinerja yang sangat baik dalam pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Semua berjalan aman dan lancar,” ujar Benny, belum lama ini seperti dirilis humas.polri.go.id.

Salah satu poin yang ditekankan Benny, adalah keberhasilan jajaran Densus 88 dalam mencegah potensi serangan teror.

Ia menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap langkah-langkah preventif yang diambil oleh Densus 88 dalam menangkap para tersangka sebelum mereka berhasil melakukan aksinya.

Benny menegaskan bahwa berkat tindakan preventif ini, tahun 2023 tidak terjadi satu pun serangan teror yang dilaporkan.

“Khusus kepada jajaran Densus 88, Kompolnas menyampaikan apresiasi yang tinggi karena berhasil mencegah serangan teror dengan menangkap para tersangka sebelum melakukan aksinya dengan langkah preventivestrike,” kata dia.

“Tahun 2023 zero serangan teror,” sambungnya.

Lebih lanjut, Benny juga menyampaikan harapannya agar kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama kegiatan pemilu tahun 2024.

Sebelumnya, apresiasi serupa disampaikan Indonesia Police Watch (IPW). Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mengatakan berdasarkan data keamanan yang dia peroleh, selama masa Nataru nyaris tidak ada serangan pada tempat ibadah dan  perayaan Natal.

Dia menilai keberhasilan Polri tersebut, tidak terlepas dari kemampuan dalam memitigasi potensi gangguan keamanan.

“Secara umum pengamanan Nataru ini berhasil baik oleh Polri,” kata Sugeng, Jumat (5/1/2024), seperti dirilis humas.polri.go.id.

Menurutnya, ada beberapa hal yang dilakukan sangat baik Polri dalam menjaga perayaan Natal dan tahun baru 2024 berjalan aman dan damai.

Pertama, jauh sebelum Desember, Densus 88, dengan sangat intens, telah melakukan penyisiran dan penangkapan terduga teroris, di seluruh Indonesia.

Polri secara dini telah mengidentifikasi kelompok-kelompok teroris, yang kemudian diikuti dengan penangkapan-penangkapan.

“Jadi antisipasi Kapolri melalui Densus 88 itu sudah diprediksi, dimitigasi karena pemetaannya, gangguan Natal selalu dikaitkan dengan kegiatan terorisme. Jadi sudah ditangkap tuh sejak Kadensus lama Pak Martinus. Kalau tidak salah sudah 60-an yang ditangkap. Setelah penggantian Kadensus juga ada penangkapan,”

Kedua, ujar Sugeng, pimpinan Polri dari Kapolri, Kapolda, Kapolres itu turun langsung ke tempat-tempat ibadah.

“Itu ada perintah turun langsung mendatangi tempat-tempat beribadah, menyapa, berkoordinasi dengan aparat pengamanan daerah. Intelejennya berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Intoleran

Meski demikian, Sugeng menyoroti juga daerah yang masih berperilaku tidak toleran.

Misalnya, Kepala Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau melarang perayaan Natal umat Kristiani di desanya.

“Ada surat larangan melakukan kegiatan Natal. Itu kan kewajiban pemerintah daerah untuk menertibkan kepala desanya. Jadi secara umum pengamanan Polri berhasil baik,” tutur Sugeng.

Selain berhasil menjaga perayaan Natal, dia pun menilai penurunan kecelakaan lalu lintas selama Nataru 2024 juga tidak terlepas dari peran Polri.

Sugeng melihat koordinasi yang baik antara Polri dan pemangku kepentingan terkait menjadi kunci suksesnya Operasi Lilin 2023, ditambah lagi dengan semakin modernnya peralatan Polri, sehingga mampu mencegah gangguan yang muncul, antara lain tersedianya pusat komando (command center) di setiap Polda yang terhubung dengan seluruh jajaran Polres dan Polsek, hingga ke pos-pos pantau.

“Berdasarkan data Polri pada Nataru 2023/2024, tepatnya sejak 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024, terjadi penurunan kecelakaan lalu lintas sebesar 12 persen dengan jumlah sebanyak 3.412 kejadian,” kata Sugeng mengutip data Kepolisian. (HS-08)

Tawarkan Peluang Investasi, Sandiaga Undang Pengusaha Uni Emirat Arab ke Bali

Patroli Satuan Samapta Polres Boyolali Pastikan Keamanan di Gudang KPU Boyolali