
HALO SEMARANG – Kompetisi Liga 1 2020 yang saat ini masih dihentikan oleh PSSI carena pendemik virus corona, rencananya akan kembali digelar mulai 1 Juni 2020.
Baru-baru ini, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Cucu Somantri, mengaku bahwa kompetisi Shopee Liga 1 2020 secara resmi ditunda hingga 29 Mei 2020.
Kompetisi Shopee Liga 1 rencananya akan kembali bergulir pada 1 Juni 2020 tetapi melihat situasi yang terjadi di Indonesia akibat meluasnya virus corona.
Menanggapi hal ini, CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengaku senang dengan informasi tersebut. Yoyok menyadari pandemi covid-19 tidak hanya menjadi bencana nasional. Tetapi juga mewabah hampir di seluruh penjuru dunia yang membuat liga-liga dunia juga harus berhenti.
Menanggapi tentang keputusan PSSI yang menetapkan status force majeure kompetisi Liga 1 dan Liga 2, menurutnya pandemic Covid-19 lebih mengerikan ketimbang pembekuan kompetisi beberapa tahun lalu.
“Situasinya lebih berat sekarang karena wabah Covid-19. Kalau dulu kompetisi dibekukan, kami masih boleh berkegiatan. Sejumlah tim masih bisa membuat turnamen. Bisnis masih bisa berjalan. Tapi kalau wabah covid-19 ini benar-benar tidak ada kegiatan sama sekali demi kesehatan semua pihak,” katanya.
Dia menerangkan, sesuai keputususan PSSI bahwa kompetisi baru bergulir pada 1 Juli 2020, Yoyok pun menyiapkan skenario jika itu benar-benar terjadi.
Menurutnya, jika kick off Juli maka pada akhir Mei pihaknya akan kembali menggelar latihan, atau setelah status darurat nasional covid-19 dicabut.
“Jika rencananya seperti itu kami akan latihan akhir Mei atau awal Juni 2020. Jadi kami punya persiapan sebulan,” katanya.(HS)