HALO BATANG – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Republik Indonesia, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batang, membagikan 17.823 lembar bendera Merah Putih.
Kepala Kesbangpol Batang, Agung Wisnu Barata, di Kantor Kesbangpol Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2/8/2023), mengatakan bendera tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat atau unsur masyarakat.
Beberapa di antaranya adalah desa moderasi beragama di Kuripan dan Bandar, kelompok RT, Ansor NU, Pemuda Pancasila (PP), dan lainnya.
Menurut dia, mengatakan organisasi massa dipilih karena mereka punya peran sebagai pilar demokrasi.
Jadi mereka harus punya komitmen kepada kebangsaan. Apapun organisasinya, muaranya harus tetap merah putih.
“Bendera sejumlah 17.823 ini sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh ASN baik itu PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), kepala desa, perangkat, perbankan dan beberapa perusahaan,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Bendera ini diproduksi oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Batang. Hal ini dimaksudkan agar ada pemberdayaan masyarakat. Sementara sasaran penerima bendera adalah berbagai kelompok masyarakat dan organisasi.
“Bendera Merah Putih sebanyak 17,823, angka itu memiliki filosofi yaitu bertepatan dengan tanggal bulan dan tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” terangnya.
Maksud dan tujuan pembagian bendera Merah Putih untuk mengingatkan kepada lambang-lambang negara.
Juga nilai-nilai kebangsaan, menunjukkan bahwa kita punya bendera Merah Putih, sebagai simbol persatuan, tidak mudah terpecah belah.
“Bangsa Indonesia yang akan memasuki tahun-tahun politik. Tetap harus mengedepankan kebaikan dalam beretika politik berdasarkan sendi-sendi kenegaraan,” kata dia. (HS-08)