in

Kebakaran Pasar Karangkobar, Pemkab Banjarnegara Upayakan Pedagang Bisa Segera Berjualan

 

 

HALO BANJARNEGARA – Pemkab Banjarnegara dan sejumlah pihak terkait, akan segera melakukan penanganan darurat, setelah insiden kebakaran di Lokasi B Pasar Karangkobar.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) bersama stakeholder terkait.

Rakor dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto,  digelar Sabtu (18/5/2024) di Pringgitan.

Dalam rakor itu, sejumlah masukan penting pun disampaikan Forkopimda, anggota DPRD, Kepala OPD terkait, dan perwakilan pedagang.

Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto menekankan, Pemkab Banjarnegara akan segera mengupayakan pemulihan, agar pedagang bisa berjualan lagi.

Pendapat senada disampaikan Dandim 0704/Banjarnegara, Letkol CZI Teguh Prasetyanto, yang mengusulkan agar segera dilakukan relokasi pedagang.

Menurut dia, musibah kebakaran tersebut berdampak pada ekonomi para pedagang, keluarganya, dan masyarakat luas. Maka dari itu perlu penanganan segera.

Sementara itu Kapolres Banjarnegara, AKBP Erick Budi Santoso menyatakan siap mengamankan lokasi, agar barang-barang milik pedagang yang tersisa tidak hilang.

Adapun Sekda, Indarto menandaskan bahwa butuh pasar super darurat, karena kejadian kebakaran ini telah merebut mata pencaharian ribuan orang.

Dari perwakilan pedagang, Mustofa, yang kiosnya terbakar merasa sedih karena dia bersama rekannya yang terkena musibah.

Ada pula pedagang yang kemudian berjualan menggunakan mobil dan menempati lokasi di Jalan Provinsi.

Dia juga minta keringanan bank, karena menurutnya 90 persen pedagang memiliki akad utang dengan perbankan.

Seperti diberitakan, kejadian kebakaran pasar terjadi pada Jumat Wage 17 Mei 2024 sekitar pukul 07.50 WIB. Api baru padam pukul 11.00 WIB.

Prediksi awal kejadian bermjula dari kompor pedagang ayam goreng krispy. Atas kejadian tersebut 680 petak los hangus dan 34 kios dari 94 kios hangus terbakar.

(Jenis dagangan pada lokasi kebakaran : sayuran, buah, sembako, pakaian, daging dan makanan).

Kerugian material lain masih dalam proses penghitungan. Kepala DPU PR Yusuf Winarsono memperkirakan kerugian bangunan sementara mencapai Rp. 2,1 miliar.

Kepala Dinas Perindagkop UKM, Ady Cahyono PS menyatakan pihaknya sering melakukan sosialisasi kebakaran listrik kepada para pedagang.

“Langkah lain yang sudah kita diambil adalah tinjauan lokasi eks kebakaran, tinjauan calon lokasi darurat, di lahan Terminal Karangkobar, serta pembuatan dapur umum untuk relawan,” kata Ady. (HS-08).

Tugas Dua Pj Bupati Kembali Diperpanjang, Pj Gubernur Jateng: Perhatikan Inflasi, Kemiskinan, dan Pilkada

Tim Sparta Amankan Tiga Pemuda Sedang Pesta Miras di Taman Lansia Jebres