HALO SRAGEN – Satlantas Polres Sragen menyiapkan sembilan pos pengamanan (pos pam) dan pos pelayanan (pos yan), untuk mengamankan Lebaran dan melayani warga masyarakat di wilayah tersebut.
Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, mengatakan sembilan pos pengamanan itu, untuk mengantisipasi lonjakan pemudik 2023, yang diprediksi naik dua kali lipat.
Pos-pos tersebut akan dioperasionalkan selama 14 hari, terhitung mulai 18 April hingga 1 Mei 2023.
Lokasi pos pam tersebut, di antaranya Pospam terpadu Pungkruk (Sidoharjo), Pospam Pilangsari (Ngrampal), Pospam depan Kantor Pemda Sragen, Pospam Gemolong, dan Pospam depan exit tol (Sambungmacan).
Adapun untuk Posyan, didirikan di Rest Area 519 A, Rest Area 519 B, Rest Area 538 A, dan Rest Area 538 B.
Lebih lanjut Kapolres Sragen, mengatakan situasi di Sragen, hingga kemarin menjelang Operasi Ketupat Candi masih kondusif.
Polres Sragen juga siap menciptakan situasi aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran secara aman dan lancar.
Sebelum Operasi Ketupat Candi 2023, kata Kapolres, sudah dilakukan Operasi Cipta Kondisi, dan Operasi Bersinar Candi, yang semua targetnya bisa dipenuhi.
“Operasi Ketupat Candi nanti untuk antisipasi perayaan Idul Fitri supaya tidak ada gangguan. Fokus perhatian kami tertuju pada antisipasi arus mudik dan arus balik. Kami berkomitmen untuk mewujudkan mudik sehat, mudik aman, dan mudik lancar,” kata dia.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat, akan adanya potensi peningkatan tindak kriminal menjelang Lebaran.
Untuk itu aparat kemanan akan melakukan antisipasi, dengan pendekatan preventif, prefentif, dan represif, supaya tidak terjadi tindak kriminal.
“Biasanya kalau mendekati Lebaran, angka kriminalitas meningkat. Yang awalnya enggak punya niat mencuri, jadi punya niat mencuri. Awalnya lurus-lurus saja menjelang Lebaran muncul pikiran negatif,” kata Kapolres.
Kabag Ops Polres Sragen, Kompol Dudi Pramudia, menyampaikan sembilan pospam dan posyan tersebut, menyebar mulai dari Sambungmacan sampai Gemolong, termasuk di rest area jalan tol.
“Pospam dan Posyan itu beroperasi selama 14 hari terhitung sejak 18 April mendatang. Total personel yang diterjunkan ada 506 orang yang berasal dari Polres Sragen, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan stakeholders terkait,” ujarnya.
Dudi menambahkan sesuai estimasti pemerintah pusat jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat 100 persen.
Pasalnya pada 2023 ini tidak ada pembatasan seperti saat pandemi Covid-19 dan liburnya diperpanjang mulai 18 April.
Dia berharap potensi kemacetan di Sragen tidak ada karena ring road utara sudah bisa dibuka untuk jalur mudik.
“Kami memperkirakan lonjakan kendaraan akan terjadi di Pungkruk sampai Beloran. Nanti di ring road utara itu diberlakukan one way. Kalau di jalur Gambiran-Beloran padat maka diberlakukan sistem buka tutup secara situasional,” katanya.
Dia mengimbau kepada masyarakat selama mudik Lebaran supaya menitipkan rumah kepada tetangga atau polsek terdekat sehingga tidak menjadi korban kejahatan, terutama kasus pencurian.
Dia mengatakan polisi akan melakukan patroli ke rumah-rumah kosong untuk mengantisipasi pencurian.
“Kemudian bagi pemudik kesiapan kendaraan juga harus dicek, seperti air radiator, pengereman, dan seterusnya yang intinya kondisi kendaraan harus fit. Ketika mengantuk supaya istirahat dan jangan minum obat,” kata dia. (HS-08)