in

Karenina Agung, Resort Nuansa Alam di Tengah Kawasan Sains dan Pendidikan

Salah satu kamar di Karenina Agung Resort yang ada di dalam kompleks riset dan pendidikan di Gunungpati yang mencakup Stem Cell and Cancer Research (SCCR), Institut Karya Mulia Bangsa (IKMB), serta rencana pendirian Universitas Agung Putra Indonesia (UAPI).

UDARA sejuk dan dingin masih terasa di dataran tinggi Gunungpati, Kota Semarang. Kabut tipis, pepohonan yang rapat, dan sunyi yang menenangkan menjadi kemewahan tersendiri di tengah hiruk-pikuk kota. Di lanskap inilah Karenina Agung Resort hadir, bukan sekadar penginapan, melainkan ruang jeda bagi tubuh dan pikiran yang lelah.

Mengusung konsep Wellness and Sustainability, Karenina Agung Resort dirancang sebagai tempat memulihkan energi secara menyeluruh. Setiap sudutnya mengajak tamu kembali pada ritme hidup yang lebih pelan, sehat, dan selaras dengan alam.

“Karenina Agung Resort kami rancang dengan konsep kesehatan dan keberlanjutan. Harapannya, para tamu tidak hanya beristirahat, tetapi pulang dengan tubuh yang lebih segar dan pikiran yang seimbang,” ujar Manajer Karenina Agung Resort, Rizqi Ar. Cahyono, Selasa (13/1/2026).

Salah satu pengalaman yang membedakan Karenina Agung Resort dengan penginapan lain adalah sajian kulinernya. Di sini, makanan bukan sekadar pengisi perut, melainkan bagian dari perjalanan menuju hidup yang lebih sehat.

Sayur dan buah yang tersaji di meja makan dipanen langsung dari Agung Farm & Garden. Tanpa pestisida, segar dari kebun, dan diolah dengan pendekatan gizi seimbang. Setiap suapan menjadi pengingat sederhana bahwa kesehatan sering kali berawal dari pilihan paling dasar: apa yang kita makan.

Karenina Agung Resort menawarkan beberapa tipe akomodasi yang dirancang untuk kebutuhan dan gaya rehat yang berbeda.

Special Cottage dilengkapi kolam renang pribadi bagi tamu yang menginginkan relaksasi total tanpa gangguan. Luxury Cottage menawarkan taman pribadi yang luas, ideal untuk kebersamaan keluarga dalam suasana intim, termasuk aktivitas barbeque. Sementara Cabin Cottage menghadirkan kehangatan dengan desain arsitektur estetik yang menyatu dengan alam sekitar.

Material kayu mendominasi bangunan, menghadirkan nuansa alami sekaligus kenyamanan visual. Dari jendela kamar, tamu bisa menyapa pepohonan dan udara pegunungan yang bersih—kemewahan yang kian langka.

Memantau Kesehatan

Hal unik lainnya, Karenina Agung Resort menyediakan fasilitas cek kesehatan oleh dokter ahli. Layanan konsultasi ini sudah termasuk dalam harga kamar. Tamu tidak hanya beristirahat, tetapi juga dapat memantau kondisi kebugaran tubuh selama menginap.

Di sinilah konsep wellness benar-benar terasa: liburan yang tidak sekadar menyenangkan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kesehatan jangka panjang.

Di balik ketenangan resort, tersimpan visi besar. Pemilik Karenina Agung Resort, Prof Agung Putra, menjelaskan bahwa kawasan ini berada dalam kompleks riset dan pendidikan di Gunungpati yang mencakup Stem Cell and Cancer Research (SCCR), Institut Karya Mulia Bangsa (IKMB), serta rencana pendirian Universitas Agung Putra Indonesia (UAPI).

“Kami memiliki visi mengembangkan kawasan ini sebagai pusat peradaban sains, tanpa meninggalkan semangat menjaga alam,” ujar Prof Agung.

Ia menegaskan, pembangunan dilakukan dengan prinsip keseimbangan. Banyak pohon ditanam sebagai upaya pelestarian lingkungan, sementara bangunan mengusung sentuhan arsitektur Jawa dengan material utama kayu.

“Kami tidak hanya menebang, tetapi juga menanam. Pengembangan sains, ilmu pengetahuan, dan pelestarian alam harus berjalan beriringan,” katanya.

Bagi warga Semarang dan sekitarnya yang ingin menikmati akhir pekan dengan suasana berbeda, lebih tenang, lebih sehat, dan lebih bermakna, Karenina Agung Resort menawarkan lebih dari sekadar tempat menginap. Ia menghadirkan pengalaman pulang ke alam, pulang ke tubuh sendiri.

Reservasi Karenina Agung Resort kini sudah dapat dilakukan melalui berbagai platform Online Travel Agent (OTA) maupun melalui akun media sosial resmi pengelola. Sebuah ajakan sederhana: berhenti sejenak, bernapas lebih dalam, dan memulai hidup yang lebih seimbang.(HS)

Gubernur–Wagub Jateng Turun Langsung Tangani Longsor Desa Tempur, Ribuan Warga Sempat Terisolasi

Bisa Jadi Teladan Kerukunan Umat Beragama, Taj Yasin Apresiasi Peradaban Kampung Kauman Semarang