HALO BLORA – Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur, dalam penanganan bencana.
Hal itu dia sampaikan saat memimpin apel kesiapan dalam rangka tanggap darurat bencana hidrometeorologi tahun 2025.
Apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Blora, baru-baru ini, dengan komandan Iptu Budhi Santoso ini, juga merupakan langkah awal kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, seiring memasuki puncak musim hujan dan prediksi adanya fenomena La Nina.
“Apel ini adalah bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana kita dalam menghadapi potensi bencana alam. Tujuannya untuk memastikan seluruh unsur, dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan, dapat bersinergi secara cepat, tepat, dan tanggap demi keselamatan masyarakat,” tegas Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, seperti dirilis blorakab.go.id.
Kapolres juga mengingatkan bahwa Indonesia berada di kawasan Ring of Fire dan mencermati data BNPB yang mencatat 2.606 bencana hingga Oktober 2025, yang mengakibatkan kerugian jiwa dan material signifikan.
Berdasarkan prediksi BMKG, sebanyak 43,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncaknya diprakirakan terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026, yang diperparah oleh prediksi fenomena La Nina.
“Kita harus melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana, memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana evakuasi serta logistik, dan yang terpenting, laksanakan tugas ini dengan sikap empati, humanis, dan profesional dalam melayani masyarakat. Tugas kemanusiaan ini bukan hanya tanggung jawab kedinasan, tetapi juga panggilan moral dan ibadah bagi seluruh aparat negara,” kata Kapolres Blora.
Apel kesiapan ini ditutup dengan pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, dan dilaporkan berlangsung dengan tertib, kondusif, dan terkendali.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antarlembaga, dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Blora, Mulyowati mewakili Bupati Blora, perwakilan Dandim 0721/Blora, perwakilan Danyonif 410/Alugoro, Dansubdenpom V/3-1, perwakilan Kajari Blora, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Blora, Wakapolres, PJU Polres Blora, serta para Kapolsek jajaran.
Susunan pasukan apel, melibatkan 1 Peleton dari Batalyon 410 Alugoro, 1 Peleton Kodim 0721/Blora, 1 Peleton Subdenpom IV/3-1 Blora, serta Peleton dari Satlantas, Dalmas, Gabungan Staf Polres, BPBD, Satpol PP, Tagana, Banser, Senkom, dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Komposisi pasukan ini menegaskan kesiapan kolaboratif lintas sektor di Kabupaten Blora. (HS-08)