in

Pusbangkom MKMB Jadi Laboratorium Pembelajaran Manajemen ASN bagi Mahasiswa

Kepala Pusbangkom MKMB Kemenag Musyarrafah Amin. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB), menjadi laboratorium belajar manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi sejumlah perguruan tinggi.

Ini salah satunya tampak dalam kunjungan studi ratusan mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kepala Pusbangkom MKMB Musyarrafah Amin, menyatakan bahwa pihaknya terus menata sistem manajemen internal sebagai laboratorium pembelajaran tata kelola organisasi.

“Saat ini, Pusbangkom MKMB juga terus melakukan penataan tata kelola internal sebagai model laboratorium manajemen yang dapat menjadi rujukan bagi berbagai pihak,” ungkap Musyarrafah di Cipuat, seperti dirilis kemenag.go.id, pada Rabu (3/6/2026).

“Kami berharap siapa pun yang berkunjung dapat melihat secara langsung bagaimana pengelolaan administrasi, kepegawaian, arsip, hingga barang milik negara dilakukan secara terintegrasi,” lanjutnya.

Selain pengembangan kompetensi manajemen, Pusbangkom MKMB juga menyelenggarakan berbagai program pelatihan kepemimpinan, antara lain Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II bagi pejabat administrator dan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Agama.

“Pelaksanaan program tersebut dilakukan melalui proses seleksi yang bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN),” imbuhnya.

Pada aspek moderasi beragama, Musyarrafah menegaskan bahwa program pengembangan kompetensi yang dijalankan tidak hanya menyasar ASN Kementerian Agama, tetapi juga ASN kementerian dan lembaga lainnya, termasuk kalangan mahasiswa. Langkah tersebut sejalan dengan upaya penguatan moderasi beragama sebagai bagian dari pembangunan karakter kebangsaan.

“Mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan sekaligus agen perubahan. Karena itu, penguatan moderasi beragama menjadi sangat penting agar mereka dapat berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman,” tegas Musyarrafah.

Seluruh program yang dikembangkan Pusbangkom MKMB bermuara pada terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, berkinerja tinggi, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Musyarrafah juga menyampaikan apresiasi kepada UIN Syarif Hidayatullah atas pemilihan Pusbangkom sebagai lokasi studi dan benchmarking.

Ia berharap kegiatan semacam ini menjadi ruang pembelajaran yang penting untuk mengenalkan praktik pengelolaan pengembangan kompetensi ASN sekaligus mempererat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintah.

Hadir pada kesempatan ini Kepala Pusbangkom SDMPK Mastuki, Kabag TU Nilam Nur Azizah, Kaprodi Manajemen Pendidikan Maftuhah, Sekprodi Manajemen Pendidikan Afif Faizin, Dosen Pengampu Manajemen Diklat Mahsusi, dan Dosen Pengampu Manajemen Diklat Ahmad Dimyati. (HS-08)

 

Lima Daerah Ini Akan Jadi Penopang Wisata Candi Borobudur

Komisi X Buka Ruang Libatkan BPS dalam Pembahasan RUU Statistik