in

Kabupaten Cilacap Fokus Pertumbuhan Ekonomi dan Peningkatan Kualitas SDM

 

HALO CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap menyiapkan kebijakan yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi, pemerataan infrastruktur, serta peningkatan kualitas SDM agar wilayah ini dapat maju dan berdaya saing.

Hal tersebut diangkat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cilacap, Rabu (6/3/2024) di Gedung Patra Graha Pertamina RU IV Cilacap.

Musrenbang digelar untuk membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2025,

Adapun tema yang diangkat untuk Musrenbang kali ini adalah “Mewujudkan Cilacap yang Berdaya Saing, Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan dengan Penguatan Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan dan SDM Unggul”.

Penjabat Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, dalam sambutannya mengatakan musrenbang merupakan kegiatan yang sangat strategis dan memiliki nilai positif.

Kegiatan ini sebagai salah satu forum koordinasi antarpemangku kepentingan pembangunan di Kabupaten Cilacap.

“Yakni untuk merumuskan permasalahan dan isu strategis, visi dan misi, serta arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan jangka panjang daerah selama kurun waktu 20 tahun ke depan dari tahun 2025-2045, dan merumuskan kebijakan, program dan kegiatan prioritas pembangunan tahunan daerah yang tertuang dalam dokumen RKPD Kabupaten Cilacap Tahun 2025,” kata dia, seperti dirilis cilacapkab.go.id.

Awaluddin mengatakan dalam kurun waktu dua dasawarsa, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah melahirkan berbagai kebijakan dan upaya dalam pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga terjadi kemajuan yang signifikan baik dari segi ekonomi hingga SDM.

“Hal ini dapat dilihat antara lain dari naiknya Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita dari sebesar 8,22 juta rupiah pada tahun 2007 menjadi sebesar 65,95 juta rupiah pada tahun 2023. Kemudian Selanjutnya pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengalami kenaikan dari sebesar 70,25 pada tahun 2007 menjadi sebesar 72,04 pada tahun 2023,” lanjutnya.

Untuk mencapai Kabupaten Cilacap yang maju dan berdaya saing, Awaluddin menyampaikan pentingnya saran, masukan serta inovasi dari berbagai pihak.

“Saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan, agar kegiatan yang diusulkan melalui Perangkat Daerah, Musrenbang maupun Pokok- Pokok Pikiran DPRD, benar-benar fokus diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2025, sehingga akan memberikan manfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Beberapa hal yang diupayakan Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk pemerataan infrastruktur dan pengembangan SDM, di antaranya rencana pembangunan sektor ekonomi kreatif, pelatihan-pelatihan, pengembangan pariwisata di Pantai Jetis dan sekitarnya, membuka pintu bagi investor serta pemeliharaan infrastruktur di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Terkait infrastruktur, kalau kita hitung jalan kabupaten supaya bisa semua bagus itu membutuhkan dana sekitar 800 miliar lebih, kita memang tidak bisa dalam satu tahun memprioritaskan itu. Contohnya tahun ini kita baru jalan 200 miliar termasuk bantuan dari pusat. Oleh karena itu untuk menangani sementara tadi salah satu poinnya adalah pemeliharaan. Kita akan besarkan untuk menutup kerusakan-kerusakan jalan yang sudah parah serta pemasangan dan perbaikan penerangan jalan,” tutur Awaluddin. (HS-08)

Sambut Ramadan, DKP Boyolali Gelar Gerakan Pangan Murah

Masyarakat Diharap Tak Panic Buying, Pemerintah Diminta Antisipasi Kasus Penimbunan Bahan Pangan