HALO SEMARANG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf / Baparekraf), memprediksi jumlah kunjungan ke destinasi wisata, selama momentum libur Lebaran 2023, akan tumbuh sebesar 25 persen.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf / Wakabaparekraf), Angela Tanoesoedibjo, dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Idulfitri 1444 H bersama jajaran Kementerian /Lembaga di Mabes Polri, Jakarta, belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Angela menyampaikan kesiapan Kemenparekraf menyambut libur Lebaran.
“Dari kacamata pariwisata, pergerakan masyarakat yang diprediksi mencapai 123,8 juta orang pada libur Lebaran tahun ini, juga akan mendorong kunjungan ke sejumlah destinasi wisata,” kata Wamenparekraf, dalam keterangan pers yang dirilis kemenparekraf.go.id.
Selain destinasi wisata, transportasi, dan akomodasi, faktor makan dan minum juga akan menjadi pengeluaran terbesar wisatawan selama libur lebaran.
Perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) ditaksir mencapai Rp 100 triliun sampai Rp150 triliun.
Pergerakan wisatawan ini, harus berjalan dengan rasa nyaman dan aman.
Kemenparekraf pun terus memastikan ketersediaan transportasi resmi, kesiapan tempat peristirahatan untuk pengemudi, protokol kesehatan, pelayanan, dan pengamanan bagi wisatawan.
“Semoga mudik Lebaran tahun ini, berjalan dengan lancar dan membawa kebahagiaan bagi kita semua,” kata Wamenparekraf. (HS-08)