in

Jelang Penilaian Adipura, Pemkab Klaten Maksimalkan Persiapan

Pembahasan persiapan penilaian Adipura, di Ruang Rapat Utama Gedung B Setda Klaten, Selasa (20/9/2022). (Foto : klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Kabupaten Klaten sudah siap untuk menghadapi penilaian Adipura dan menargetkan dapat meraih penghargaan tersebut, seperti 1997 silam.

Kesiapan Kabupaten Klaten tersebut, diungkapkan Pj Sekda Klaten, Jajang Prihono, dalam rapat di Ruang Rapat Utama Gedung B Setda Klaten, Selasa (20/9/2022).

Dia mengatakan, untuk menghadapi penilaian tersebut, pihaknya sudah memaksimalkan persiapan daerah, untuk menghadapi penilaian, yang akan digelar Senin (26/9/2022) dan Selasa (27/9/2022).

“Kabupaten Klaten sudah melakukan penilaian internal dan berhasil memperoleh nilai 77.06 dengan kategori baik dan perlu meningkatkan kinerja agar bisa memenangkan penghargaan Adipura,” kata Jajang Prihono, seperti dirilis klatenkab.go.id.

Dalam menghadapi penilaian Adipura, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan, yaitu mengenai tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS) dan perluasan ruang terbuka hijau.

Menurut Jajang, kapasitas pengelolaan sampah di Kabupaten Klaten masih di bawah 50 persen, sementara penghargaan Adipura mensyaratkan pengelolaan sampah mencapai lebih dari 75 persen.

“Maka dari itu Kabupaten Klaten harus memaksimalkan kerja untuk mencapai target serta syarat demi memenangkan Adipura tahun 2022. Kabupaten Klaten masuk menjadi kabupaten atau kota yang memenuhi syarat penilaian Adipura pada 2022, sehingga kita harus mempersiapkan semua syarat dengan maksimal, agar Kabupaten Klaten bisa memperoleh penghargaan Adipura tahun ini,” kata dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Klaten, Srihadi juga menjelaskan jumlah sampah yang dihasilkan di wilayah Klaten, semula mencapai 590.30 ton per hari. Namun berkat berbagai upaya yang dilakukan, produksi sampah berhasil dikurangi sejumlah 26.9 persen atau 16.04 ton per hari.

“Sedangkan sampah yang telah tertangani sebesar 15.93 persen 94.03 ton/hari, dan jumlah sampah tak terduga 0.50 persen 0.33 ton/hari,” katanya.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan dia memiliki harapan agar Kabupaten Klaten bisa memenangkan Adipura, seperti pada tahun 1997.

“Adipura merupakan kebanggan kita bersama, setiap OPD bertanggung jawab atas persiapan penilaian penghargaan adipura, dan ini juga merupakan salah satu cita-cita kepala daerah maka diharapkan kita semua bisa memangku tanggung jawab dalam mempersiapkan penilaian adipura dengan maksimal dengan memanfaatkan waktu yang masih ada,” kata dia.

Kerja sama tim merupakan kunci dari keberhasilan Kabupaten Klaten dalam menghadapi penilaian Adipura, setiap lembaga pemerintah harus saling mendukung agar bisa memenangkan penghargaan Adipura. (HS-08)

Puluhan Pejabat di Sragen Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas, Bupati : Melayani Bangsa adalah Komponen Luar Biasa

Buka Halaqoh MUI Se Kedu, Bupati Purworejo Sebut MUI sebagai Payung Besar