in

Jelang Idhul Adha, Pemkot Semarang Harus Antisipasi Kenaikan Tak Wajar Harga Daging dan Telur Ayam

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Mualim.

HALO SEMARANG – Kenaikan sejumlah harga bahan pangan atau kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari besar keagamaan, seperti Hari Raya Idul Adha 1444 H / 2023 M, rutin terjadi setiap tahunnya di Kota Semarang. Terutama harga daging dan telur ayam di beberapa pasar tradisional.

Hal ini pun mendapat sorotan dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Mualim. Menurut Mualim, adanya kenaikan harga daging dan telur ayam saat ini merupakan rutin tahunan yang akan terjadi tiap mendekati momen Hari Raya Idul Adha maupun pada Lebaran Idhul Fitri, dan bahkan setelah Lebaran.

Meski demikian, dia berharap ketersediaan atau stok dan harga bahan pangan agar tetap terjaga, dengan diantisipasi serta dipersiapkan dari sekarang. Sehingga nantinya kenaikan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat untuk berlebaran masih bisa ditoleransi atau masih wajar.

“Prinsip (selama) kenaikan harganya wajar saja, dan tidak terlalu signifikan, serta masih terjangkau masyarakat kami tidak masalah, akan tetapi bila kenaikannya terlalu besar, secara otomatis pemerintah harus mengambil langkah dan membatasi kenaikan harga tersebut agar tidak melonjak drastis,” papar Mualim, Senin (26/6/2023).

Apalagi saat ini menurutnya harga daging ayam di beberapa pasar tradisional Kota Semarang sudah mencapai Rp 40 ribu/kg. Sebelumnya harganya di pasaran masih Rp 32-38 ribu/kg.

“Ada kenaikan sekitar beberapa ribu perkilogramnya. Kalau naiknya dikisaran seperti itu masih wajar, tapi kalau terlalu tinggi, kasihan masyarakat ketika mau persiapan Lebaran,” imbuhnya.

Sedangkan harga telur ayam sekarang ada kenaikan menjadi Rp 30 ribu/kg. Sebelumnya harga telur Rp 29 ribu/kg.

“Ini juga tidak terlalu tinggi kenaikannya, tapi jangan sampai kenaikannya nanti tidak wajar saat hari H lebaran Idhul Adha. Jika terus mengalami kenaikan harga, baik daging atau telur ayam terlalu tinggi, seharusnya pemerintah mencari jalan keluar kenaikannya karena faktor apa, apakah stoknya tersedia atau tidak di pasaran, harus dijelaskan sehingga bisa diketahui masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, seperti ketahui kenaikan harga daging dan telur mulai terpantau di Pasar Karangayu dan Pasar Mangkang pada Minggu (25/6/2023). Saat ini untuk harga telur ayam Rp 30 ribu perkilogram dan daging ayam mencapai Rp 40 ribu perkilogramnya.

Sedangkan harga cabai juga mengalami kenaikan, terutama jenis cabai keriting merah.yakni Rp 30 ribu perkilogram. Sebelumnya harga cabai keriting merah berada dikisaran Rp 28 ribu perkilogram. Untuk cabai setan dan rawit ijo Rp 28 ribu perkilogram.

Sedangkan bawang merah dan bawang putih masih stabil. Bawang merah diharga Rp 40 ribu perkilogram dan bawang putih dijual dengan harga Rp 34 ribu perkilogram. (HS-06)

Undang Wanita Tani dan PKK, Dispertan Kendal Gelar Pelatihan Pembuatan Olahan Pangan Lokal

Serahkan Bisyaroh untuk Penghafal Al Qur’an, Taj Yasin: Pemerintah Perlu Memberi Contoh