HALO BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes memperluas cakupan wilayah yang terlayani oleh Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Hal ini karena warga di beberapa wilayah di Kabupaten Brebes, selama ini masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Hal itu disampaikan Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma saat meresmikan SPAM di Desa Banjaranyar, Kecamatan Brebes, baru-baru ini.
Menurut dia, upaya memperluas cakupan layanan SPAM tersebut dinilai sebagai solusi strategis dan konkrit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan air minum yang andal dan berkelanjutan.
“Program perluasan SPAM ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” kata dia, seperti dirilis brebeskab.go.id
Paramitha mengatakan, air bersih merupakan hak dasar warga, dengan tambahan 1.353 sambungan rumah yang melayani 5.572 jiwa.
Dia ingin memastikan anak-anak tumbuh lebih sehat, keluarga lebih sejahtera, dan masyarakat semakin produktif sehingga akan meningkatkan daya saing sekaligus kualitas hidup warga Brebes.
“Air bersih adalah kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari dan hampir setiap aktivitas rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci hingga menjaga kebersihan diri, membutuhkan ketersediaan air bersih yang cukup,” jelasnya.
Lanjut Paramitha, penyediaan sarana dan prasarana air minum yang layak merupakan bagian yang penting dari pembangunan infrastruktur dasar yang harus diwujudkan pemerintah.
“Penyediaan air bersih merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik dan menjamin kebutuhan seluruh warga,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Sutaryono mengatakan, program SPAM tahun 2025 ini dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp6,7 miliar dengan panjang jaringan perpipaan mencapai lebih dari 24 kilometer, mencakup delapan desa di Kecamatan Brebes, Bulakamba dan Wanasari.
“Pembangunan ada delapan titik merupakan perluasan SPAM Brebes Tegal Slawi (Bregas). Sementara ini dibangun di Kecamatan Brebes lima titik yakni Desa Kaligangsa Wetan, Kaligangsa Kulon, Limbangan Wetan, Banjaranyar dan Kedunguter,” terang Sutaryono yang juga sebagai Plt Direktur Perumda Tirta Baribis Brebes.
Warga pun menyambut positif pembangunan jaringan air bersih. Salah satu warga Desa Banjaranyar Rokhimi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Brebes akhirnya warga bisa memanfaatkan program SPAM.
“Alhamdulillah, dengan adanya jaringan SPAM yang masuk ke desa, kami tidak usah menunggu lama-lama pedagang air keliling. Tidak hanya untuk minum dan memasak, saat ini sudah lancar dari rumah air bersih bisa buat mandi maupun mencuci,” katanya.
Hal yang sama diungkapkan Waslam, puluhan tahun menunggu baru kali ini bisa merasakan kebahagiaan soal air bersih.
Menurutnya, adanya air bersih yang bisa dinikmati sangat bermanfaat karena warga tidak lagi repot-repot membeli air atau kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk keluarganya.
“Sekarang kami tidak perlu susah-susah, cukup buka keran dari rumah bisa langsung mengalir. Ini tidak terlepas dari keseriusan pemerintah daerah, matur nuwun Ibu Paramitha, terima kasih juga kepada DPU Brebes,” ungkapnya penuh suka cita.
Turut hadir dalam peresmian, Inspektur Brebes, Kabag Humas Perumda Tirta Baribis Brebes, Kepala Desa Banjaranyar, serta para ratusan warga Desa Banjaranyar. (HS-08)