HALO SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng meminta dua pasangan Cagub-Cawagub Jateng melakukan deklarasi kampanye damai. Hal ini untuk menjaga kondusifitas di Jawa Tengah selama Pemilu 2024.
Deklarasi dibacakan langsung oleh Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono lalu diikuti kedua paslon nomor urut 1 Andika Perkasa – Hendrar Prihadi dan nomor urut 2 Ahmad Luthfi – Taj Yasin.
Adapun dalam deklarasi tersebut berbunyi:
Kami, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2024, Partai Politik Pengusul beserta Tim Kampanye dan Para Pendukung, berjanji :
1. Mewujudkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2024 yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.
2. Melaksanakan Kampanye Pemilihan yang Aman, Tertib dan Damai, Berintegritas, Tanpa Politik Uang.
3. Melaksanakan kampanye berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Usai melakukan deklarasi, seluruh tim kampanye, partai pendukung kedua paslon, dan Forkopimda Jateng melakukan penandatanganan pernyataan Kampanye Damai dan dilanjutkan pelepasan burung merpati.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Jateng, Handi Tri Ujiono mengatakan jika kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen menjaga kerukunan.
Sebagai warga Jateng, peserta juga sudah berkomitmen menyatakan sikap dan bersama-sama dalam melaksanakan pilgub Jateng berdasarkan asas pemilu.
“Oleh sebab itu, kami bertekad menciptakan pemilu damai dan kondusif serta akan menaati segala bentuk peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Dirinya juga menegaskan untuk kedua paslon agar melaksanakan kampanye yang sehat tidak mengumbar hal-hal negatif, sebagaimana kampanye mengedepankan sisi positif.
“Kampanye adalah peserta pemilihan untuk meyakinkan pemilih menawarkan visi, misi dan program para calon. Untuk itu, kedepankan sisi positif,” imbuhnya.
Sementara, Cagub nomor Urut 2 Ahmad Luthfi, menekankan demokrasi adalah pestanya rakyat, maka sudah semestinya dibikin menyenangkan dengan suasana gembira. Masyarakat bebas untuk menyuarakan aspirasi pilihannya namun diingatkan tetap dengan cara yang santun. Tidak boleh ada sikap saling menjelekkan pasangan lain atau pendukung lainnya.
“No hoax, tidak boleh ada fitnah. Pesta harus dibikin meriah dengan tersenyum dan tertawa. Masyarakat sudah dewasa untuk memilih pemimpin,” katanya.
Senada, Cagub Nomor Urut 1, Andika Perkasa berharap, pesta demokrasi ini berjalan aman dan damai. Dirinya meminta para pendukungnya untuk menjalankan tahapan pemilu secara tertib.
“Semoga menjadi momen kegembiraan bagi bersama. Tujuan kita sama yaitu membawa Jateng lebih baik,” imbuhnya. (HS-06)