HALO SPORT – Pedro Acosta tak memedulikan pujian-pujian yang dialamatkan kepadanya.
Pembalap tim satelit Red Bull ini ingin fokus pada dirinya sendiri dan juga tak ambil pusing dengan pendapat banyak orang yang menyebut dirinya sebagai titisan Marc Marquez.
Mulai musim depan Acosta (19) akan tampil di kelas utama MotoGP setelah sukses memenangi gelar juara dunia Moto3 dan Moto2.
Rider berkebangsaan Spanyol ini sudah menunggangi motor MotoGP dalam tes di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 28 November lalu.
Debut Si Bocah Ajaib itu terbilang mengesankan dengan menempati posisi ke-18.
Dia langsung bisa nyetel dengan motor RC16.
Pedro hanya tertinggal 1,2 detik dari pembalap tercepat Maverick Vinales (Aprilia Racing).
Keunggulannya yang mampu belajar cepat di setiap kelas baru membuat penampilannya tahun depan sangat dinantikan.
Acosta memang memiliki bakat istiemew yang jarang dimiliki seorang pembalap.
Namun, dia enggan terlalu muluk-muluk dalam debutnya di kelas para raja.
’’Saya senang mendapat dukungan 100 persen dan tak perlu memikirkan soal hasil. Ini yang penting,’’ kata Acosta seperti dikutip dari Speedweek.
Kedewasaannya juga tak kalah mencuri perhatian karena dia tidak menunjukkan gelagat manja selama berada di tim GASGAS.
Kru mekaniknya pun memberikan support luar biasa.
’’Saya senang berada di tim ini. Saya tak mengalami arm-pump, tidak ada rasa sakit di bisep atau punggung saya,’’ tegasnya.
Pedro memasang target untuk selalu tampil maksimal dalam musim pertamanya nanti. (HS-06)