HALO SPORT – Dalam laga terakhir, 10 Maret lalu, Dustin Poirier berhasil menang KO ronde kedua atas Benoit Saint Denis pada Ultimate Fighting Championship (UFC) 299.
Kemenangan itu membuat juara kelas ringan UFC, Islam Makhachev, tertarik untuk meladeni petarung asal Amerika Serikat (AS) ini.
Namun, menurut Makhachev, Poirier sejatinya belum pantas mendapatkan duel tersebut.
Islam mengaku menerima tantangan Dustin karena ingin secepatnya naik oktagon lagi.
’’Semua orang sibuk, dan saya mau bertarung tiga kali tahun ini,’’ kata Makhachev seperti dilansir dari BJPenn.
Pernyataan rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov itu langsung direspons The Diamond, julukan Dustin.
’’Kalau saya bisa memilih sebuah laga, saya pilih duel perebutan gelar. Itulah yang saya inginkan,’’ ujar Poirier.
Dia menambahkan kini keputusan tergantung Makhachev.
’’Saya telah melakukan lebih banyak hal dalam olahraga bela diri campuran daripada dia,’’ ungkap Dustin.
The Diamond tak mau diremehkan karena sudah memiliki pengalaman segudang.
’’Saya bisa mengalahkan siapa pun di dunia. Saya harap dia yang berikutnya,’’ kata Poirier.
Dia menandaskan merebut gelar juara divisi ringan merupakan sebuah impian yang belum terwujud.
’’Hanya itu yang saya inginkan,’’ tegas pria 35 tahun ini.
The Diamond punya rekor 30 kali menang, delapan kali kalah, dan sekali no contest. (HS-06)