in

Hadiri Rakerda PPNI, Bupati Banjarnegara Ajak Perawat Dukung Program Sapa Sehati

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana berfoto bersama pengurus PPNI, saat menghadiri rakerda organisasi itu di tingkat Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (26/4/2025). (Foto : banjarnegarakab.go.id)

 

HALO BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana mengajak para perawat anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), untuk ikut menyukseakan program 100 harinya, yaitu “Sambangi Pasien untuk Sehat dan Melayani (Sapa Sehati).

Ajakan itu disampaikan Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, ketika menghadiri dan membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), di tingkat Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (26/4/2025).

Rakerda ini merupakan rapat kerja daerah yang diadakan minimal satu kali dalam satu periode kepengurusan.

Hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan, Ketua PPNI Banjarnegara, perwakilan dari rumah sakit negeri dan swasta.

Mengawali sambutannya, Bupati mengungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pejuang kesehatan di Kabupaten Banjarnegara.

Bupati menekankan bahwa pekerjaan mereka dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, di samping kewajiban sebagai ASN, PPPK, atau pegawai swasta. Kita memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat, ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, harus mencakup aspek kesehatan, akhlak, mental dan spiritual.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PPNI ikut menyukseakan program 100 harinya, yaitu Sapa Sehati.

Program ini tidak hanya dilaksanakan dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya, tetapi akan berlanjut terus, setidak-tidaknya selama dia menjadi Bupati.

Dengan adanya program Sapa Sehati di Banjarnegara, diharpakan tidak ada lagi masyarakat yang tidak tersentuh  oleh pelayanan kesehatan.

“Kami meminta kepada seluruh jajaran PPNI Banjarnegara untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, layani masyarakat dengan  sebaik baiknya seperti kita ingin dilayani dengan baik. Dia berharap agar mereka terus berkinerja baik menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata dia, seperti dirilis banjarnegarakab.go.id.

Dengan keterbatasan anggaran tahun ini difokuskan  untuk penanganan pembangunan 8 jembatan yang patah dan hampir patah, Pasar Karangkobar dan beperapa ruas jalan yang menjadi penumpu roda perkonomian.

“Kenapa fokusnya tahun ini jembatan dulu,  karena  kalau jembatan ini rusak parah baru di tangani ini akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Ia juga berharap anggota PPNI turut ikut mengawasi setiap kegiatan pembangunan di wilayahnya, apabila ada yang kurang sesuai untuk segera melapor ke bupati.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kabupaten Banjarnegara Supriatno mengatakan, Rapat Kerja Daerah PPNI adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh PPNI di tingkat Kabupaten.

“Rakerda ini merupakan forum untuk membahas berbagai isu terkait profesi perawat, kebijakan kesehatan, dan pengembangan organisasi PPNI,” ungkapnya.

Dikatakanya rakerda memiliki beberapa tujuan, antara lain, Membahas dan menyusun program kerja PPNI untuk jangka waktu tertentu, Meningkatkan kualitas pelayanan perawat kepada masyarakat, Menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerja sama antarperawat.

“PPNI Banjarnegara siap bersinergi dan mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara,” ungkasnya.

Di akhir acara dilanjutkan audiensi dengan Bupati dan di tutup dengan Foto Bersama. (HS-08).

Lebih dari 3.298 Anak TK di Kebumen Ikut Manasik Haji, Bupati : Semangatnya Luar Biasa

Hadiri Grand Final Pemilihan Kakang Mbekayu, Bupati Purbalingga Donasikan Gajinya Rp 25 Juta