HALO SEMARANG – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf), Angela Tanoesoedibjo, menilai Pesta Kesenian Bali 2024, merupakan sarana yang efektif bagi promosi pariwisata Bali melalui seni budaya.
Hal itu disampaikan Angela Tanoesoedibjo, setelah hadir dalam acara pembukaan Pesta Kesenian Bali 2024, yang merupakan event tahunan sejak 1979.
Pesta Kesenian tersebut merupakan ajang kesenian terbesar di Bali, yang bertujuan melestarikan, mengembangkan, serta mempromosikan kesenian Pulau Dewata.
“Pesta Kesenian Bali ini selalu menjadi ajang promosi pariwisata Bali dengan menghadirkan beragam pertunjukan kesenian yang menampilkan kekayaan budaya Bali selama 46 tahun,” kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, yang saat itu tampil anggun berbusana kebaya.
Lanjut Angela, dengan tema ‘Harkat Martabat Manusia Unggul’, dia berharap Pesta Kesenian Bali dapat mengenalkan kepada dunia, tentang sifat masyarakat Indonesia yang ramah, pekerja keras, dan gemar bergotong royong.
“Sehingga bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia,” kata Angela, seperti dirilis kemenparekraf.go.id.
Wamenparekraf berharap event ini dapat menarik minat kunjungan wisatawan sehingga dapat mendorong capain target wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara tahun ini.
“Antusias wisatawan baik dalam maupun luar negeri juga tidak pernah surut menyaksikan acara ini untuk mengenal Bali lebih dalam,” ujar Wamenparekraf Angela.
Sementara itu pembukaan Pesta Kesenian Bali 2024, ditandai dengan pemukulan kulkul secara bersama oleh Wamenparekraf Angela, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, serta Pj Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya.
Pesta Kesenian Bali 2024 berlangsung mulai 15 Juni hingga 13 Juli 2024, dengan melibatkan lebih dari 13 ribu seniman, berasal dari 285 lembaga seni, seperti sanggar, yayasan, dan desa-desa di Bali.
Pesta Kesenian Bali yang tahun ini mengusung tema “Jana Kerthi Paramguna Wirakrama“, masuk dalam jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf tahun 2024.
Pesta Kesenian Bali 2024 berlangsung di dua lokasi, yakni di seputaran Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi sebagai lokasi pembukaan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pembukaan Pesta Kesenian Bali diisi dengan Peed Aya (pawai), yang diawali dengan atraksi gamelan prosesi Adi Merdangga persembahan dan garapan Tari Siwa Nataraja sebagai lambang Pesta Kesenian Bali dari ISI Denpasar.
Baru kemudian disusul pawai budaya dari sembilan kabupaten/kota se-Bali.
Pawai ini menggambarkan ragam potensi dan semangat masyarakat Bali dalam mendukung penguatan dan kemajuan budaya Bali.
Setelah acara pembukaan, Pekan Kesenian Bali selanjutnya akan dipusatkan di Taman Werdhi Budaya Bali atau Art Center Kota Denpasar.
Selama sebulan penyelenggaraan, Pesta Kesenian Bali juga akan diisi dengan sejumlah materi pokok meliputi Rekasadana (Pergelaran), Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Kandarupa (Pameran), Kriyaloka (Lokakarya), Widyatula (Sarasehan), dan Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni).
Turut hadir mendampingi Wamenparekraf Angela, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani; Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Komang Ayu Astiti; serta Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani. (HS-08)