HALO SEMARANG – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi pada Rabithah Melayu-Banjar, yang masih menjunjung tinggi agama dan adat tradisi ketimuran.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri acara Istigasah dan Doa Bersama Rabithah Melayu-Banjar, Jumat (17/03/2023), di Komplek Pendopo Bersinar Tabalong, Tabalong, Kalimantan Selatan.
“Saya juga mengapresiasi semangat Rabithah Melayu-Banjar yang ikut menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur adat dan budaya Melayu-Banjar dan juga mengembangkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” kata dia, seperti dirilis setkab.go.id.
Untuk diketahui, Rabithah Melayu Banjar merupakan organisasi kemasyarakatan, yang didirikan untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.
Organisasi ini dibentuk Agustus 2022, adapun Kabupaten Tabalong berperan sebagai penyangga pembangunan IKN.
Lebih lanjut Presiden menyampaikan, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki 280 juta penduduk, yang hidup di 17 ribu pulau, dengan beraneka ragam suku, adat, ras, dan agama.
“Keragaman itu diikat dengan semangat ke-tunggal-ika-an, diikat dengan konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” tuturnya.
Oleh karena itu, Presiden mengajak masyarakat Melayu-Banjar, untuk bersama-sama meningkatkan semangat ukhuwah, baik ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniyah.
“Semangat ukhuwah inilah yang membuat kita semua bisa hidup rukun, berbeda agama tapi rukun, berbeda adat tapi rukun, berbeda suku tapi rukun, karena memang kita diciptakan oleh Allah berbeda-beda,” ujarnya.
Dengan semangat ukhuwah juga, lanjut Presiden, bangsa Indonesia bisa bergotong royong dalam memajukan Indonesia.
“Kita bisa hidup berdampingan, hidup harmonis, dan bersama-sama berjuang dengan semangat gotong royong untuk memajukan negara ini,” kata dia.
Kunjungi Pasar
Sementara itu selain menghadiri Istigasah dan Doa Bersama Rabithah Melayu-Banjar, dalam kunjungannya ke Tabalong, Kalimantan Selatan, Presiden Jokowi juga mengunjungi Pasar Rakyat Tabalong, untuk mengecek harga bahan pokok.
Dalam keterangannya usai peninjauan, Presiden mengungkapkan bahwa harga komoditas pangan di Pasar Tabalong, menjelang Ramadan ini relatif stabil.
“Jadi kita cek harga-harga, saya kira semuanya pada kondisi baik. Tadi cabai baik, bawang merah baik, kita lihat semuanya harganya baik menjelang Ramadan,” ungkap Presiden.
Menjawab pertanyaan awak media tentang kesannya mengunjungi Tabalong untuk pertama kalinya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Tabalong memiliki masyarakat yang ramah dan kota yang baik.
“Masyarakatnya ramah-ramah, kotanya juga sebagai sebuah kabupaten di Kalimantan Selatan kotanya juga baik,” ucapnya.
Presiden pun berharap keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) nantinya akan memacu munculnya titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di sekitar, termasuk di Tabalong.
“Kita harapkan nanti kalau IKN ini sudah selesai, bisa menjadi, menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di sekitar IKN, termasuk di Tabalong kita harapkan,” kata dia.
Dalam peninjauan ini, Presiden juga menyerahkan bantuan kepada para pedagang pasar.
Turut mendampingi Presiden, antara lain, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Kepala Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (HS-08)