HALO SRAGEN – Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengingatkan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), mengenai pentingnya pembaruan metode pengajaran, seiring perkembangan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, pendidikan anak kini menekankan eksplorasi jawaban dan memberi ruang bagi anak untuk mengekspresikan diri, bukan sekadar menilai benar atau salah.
Hal itu disampaikan Bupati Sragen Sigit Pamungkas, dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-20 Himpaudi Kabupaten Sragen, di Gedung Olahraga (Gor) Diponegoro Sragen, Minggu (28/9/2025).
“Saya titip anak-anak generasi masa depan Sragen kepada Bunda dan Ayahanda PAUD sekalian. Jaga dengan baik, berikan pelajaran terbaik, serta tanamkan karakter dan akhlak mulia,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Dalam sambutannya, Bupati Sigit Pamungkas menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Himpaudi, yang telah mencapai usia 20 tahun.
Ia menggambarkan usia dua dekade sebagai fase “remaja” bagi sebuah organisasi, yaitu masa untuk tumbuh, menemukan jati diri, dan mengaktualisasikan potensi secara optimal.
Selain Bupati, hadir dalam acara yang mengusung tema “Dua Dekade Himpaudi Membersamai PTK PAUD, Wujudkan Kesetaraan dan Kesejahteraan” itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen Prihantomo dan Bunda PAUD Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas.
Hadir pula para Bunda PAUD se-Kecamatan Sragen, Ketua Himpaudi Kabupaten Sragen, Nur Fitrianingsih, serta ratusan anggota Himpaudi dari berbagai lembaga PAUD di Sragen.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Sragen, Linda Sigit Pamungkas, menegaskan bahwa peran pendidik PAUD sangat vital dalam membentuk karakter anak-anak sejak dini.
Ia menilai pengasuhan dan pendidikan di PAUD akan menentukan wajah Sragen dan Indonesia 20–30 tahun mendatang.
“Peran Bunda PAUD luar biasa, berjuang tanpa pamrih membekali anak-anak dengan ilmu, iman, dan takwa. Kami hanya bisa berdoa semoga selalu diberi kesehatan, kemudahan, dan kebahagiaan,” tuturnya.
Linda juga menekankan pentingnya meningkatkan mutu PAUD dari berbagai sisi, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur, hingga kurikulum.
Ia optimistis dengan kerja sama antara pemerintah, orang tua, dan para pendidik, Sragen dapat menjadi salah satu daerah dengan PAUD terbaik di Jawa Tengah.
Ketua Himpaudi Kabupaten Sragen, Nur Fitrianingsih, dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 20 tahun Himpaudi.
Menurutnya, perjuangan Himpaudi di Sragen telah melalui proses panjang dan kini semakin kuat dalam memperjuangkan kesetaraan dan kesejahteraan pendidik PAUD.
“Kami mendapat angin segar dari dukungan Bupati Sragen. Insya Allah, mulai akhir tahun ini pendidik PAUD formal maupun nonformal yang terdaftar di Dapodik akan mendapatkan insentif sesuai masa kerja,” jelasnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh anggota Himpaudi untuk terus semangat dan berjuang dengan penuh keikhlasan.
“Semoga kita semua mendapat semangat baru dari adanya Bunda PAUD dan keberkahan dari Allah Swt,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-20 Himpaudi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kiprah para pendidik PAUD di Sragen dalam mencetak generasi emas bangsa. Sinergi antara pemerintah daerah, Himpaudi, dan Bunda PAUD diharapkan mampu mewujudkan pendidikan anak usia dini yang lebih bermutu, adil, dan sejahtera. (HS-08)