HALO SEMARANG – Polri kembali mengirimkan bantuan kepada para pengungsi korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Kali ini ke daerah yang sulit di jangkau, yaitu di Kecamatan Cugenang.
Pemberian bantuan ini diwakili oleh Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Gatot Repli Handoko dan Karo Dalops Sops Polri Brigjen Endi Sutendi, dengan menggunakan helikopter ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.
“Hari ini kami kembali memberikan bantuan di desa yang terisolir, belum dapat diakses karena jalan terputus. Pemberian bantuan hari ini pun cukup sulit untuk mendaratkan helikopter di sana,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Dedi Prasetyo, seperti dirilis humas.polri.go.id, Kamis (24/11/2022).
Dedi menyebutkan, Polri membagikan bantuan di antaranya popmie sejumlah 40 box, air mineral 10 kotak, terpal 11 pak, biskuit 200 pak, dan selimut 50 kotak.
Selain membagikan bantuan tersebut, Polri juga melakukan pemantauan di daerah-daerah terisolasi melalui jalur udara. Daerah yang terisolasi tersebut adalah tempat-tempat yang cenderung berada di kawasan dataran tinggi.
“Polri bersama stakeholder lain akan terus berupaya memenuhi kebutuhan seluruh pengungsi, terutama di tempat-tempat terisolir,” ujar Dedi.
Penyelamatan
Sebelumnya, pasukan TNI, Polri, dan pemadam kebakaran, berhasil menyelamatkan anak berumur 5 tahun, setelah korban terjebak dalam reruntuhan bangunan.
Anak laki-laki itu, sempat terjebak dalam reruntuhan bangunan akibat gempa selama 3 hari.
“Jadi, dalam proses pencarian kemarin (23/11), tim di lapangan, saat membongkar puing-puing ternyata ditemukan seorang korban anak berusia 5 tahun. Alhamdulillah masih hidup,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022)
Menurut Dedi, anak itu merupakan salah satu korban di Kampung Rawacina, Desa Nagrek yang terdampak gempa.
“Anak itu kemudian langsung diberikan pengecekan kesehatan dan bertemu dengan orangtuanya,” kata Dedi.
Dalam proses pencarian, Polri telah mengerahkan personel Brimob hingga anjing pelacak atau K9.
Dedi menyampaikan proses pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan dengan kolaborasi lintas sektoral, seperti BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan para relawan yang terlibat.
Selain itu, personel Polri juga dikerahkan untuk memberikan trauma healing kepada seluruh korban gempa Cianjur.
Polri juga memenuhi kebutuhan bahan pokok dan medis, bagi puluhan ribu pengungsi di sejumlah lokasi yang masih terisolasi menggunakan helikopter.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terdapat puluhan korban dilaporkan hilang. (HS-08)