in

Gelar Workshop, KONI Kendal Beri Pemahaman Atlet Akan Kesehatan Nutrisi dan Doping

Workshop Kesehatan Nutrisi dan Doping KONI Kabupaten Kendal yang diikuti 250 atlet dari 55 cabang olahraga (Cabor) di Gedung Abdi Praja Pemkab Kendal, Sabtu (13/9/2025).

HALO KENDAL – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal menggelar workshop Kesehatan Nutrisi dan Doping yang diikuti 250 atlet dari 55 cabang olahraga (Cabor) di Gedung Abdi Praja Pemkab Kendal, Sabtu (13/9/2025).

Acara dibuka Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid, dan Kabid Olahraga, Zen Yukri Iswandaru.

Sementara dari KONI Kendal, hadir Ketua Umum Subur Isnadi, Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi Joko Pranawa Adi, Waketum II Bidang Binpres Sunari Sofyan, Waketum III Bidang Sarpras Muh Arfani, Waketum IV Bidang Kesehatan dr Turidin, Sekretaris Umum S Wahyu Widayanto, dan Bendahara Umum Untung Prihantono, serta pengurus KONI Kendal lainnya.

Wakil Ketua Umum KONI Kendal IV Bidang Kesehatan sekaligus penyelenggara dr Turidin mengatakan, workshop digelar untuk memberikan pemahaman terkait kesehatan, nutrisi, dan doping kepada para atlet.

Dijelaskan, tujuan bidang kesehatan KONI adalah meningkatkan kesehatan fisik dan mental atlet untuk mendukung peningkatan prestasi olahraga dan menjaga kesejahteraannya.

“Melalui pemeriksaan rutin, penanganan cedera, edukasi gizi dan kesehatan, serta penyediaan dukungan kesehatan saat kegiatan olahraga,” ungkap dr Turidin.

Dirinya menyampaikan kebutuhan nutrisi dan definisi doping dalam dunia olahraga. Doping yaitu sebagai pemakaian atau penggunaan obat dari suatu bahan asing bagi tubuh oleh seorang atlet dengan cara atau jalan apapun.

“Dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan sebelum atau pada waktu pertandingan, atau zat terlarang yang dikonsumsi oleh atlet untuk meningkatkan performa,” jelas dr Turidin.

Kemudian Waketum KONI Kendal IV juga menyampaikan perubahan-perubahan yang harus dilakukan para atlet untuk menjaga agar kebugaran tubuhnya tetap terjaga.

Menurutnya, dimulai dengan perubahan program latihan dan pola kegiatan rutin, membiasakan perubahan iklim dan lingkungan, perubahan dalam penyiapan makanan, perkenalan terhadap makanan baru dan asing serta kebiasaan makan.

“Selain itu harus menghindari godaan untuk memakan segala sesuatu yang terlihat enak, untuk mencegah risiko gangguan saluran pencernaan, atau makanan minuman kurang hygienis,” beber dr Turidin.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyambut baik dilaksanakan kegiatan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para atlet dan pelatih akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan risiko doping.

“Kegiatan bisa mengedukasi tentang bentuk-bentuk doping, termasuk penggunaan zat terlarang yang bisa dikategorikan doping sehingga mencegah terjadinya kesalahan, dan menjaga kondisi fisik atlet untuk performa optimal dan terhindar dari cedera,” ujarnya.

Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KONI Kendal dan seluruh pengurus cabor, atas kerja kerasnya dalam pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi selama ini.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih telah mempersiapkan atlet Kendal untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

“Saya memahami banyak waktu, tenaga, dan pengorbanan yang bapak, ibu dan adik-adik telah diberikan. InsyaAllah, setiap niat dan usaha kita akan mendapatkan balasan yang terbaik,” ungkap Bupati.

Disampaikan, olahraga telah menjadi sebuah gerakan bersama yang lahir dari kesadaran semua pihak akan pentingnya hidup sehat dan berprestasi.

“Keberadaan KONI dan cabor hendaknya mengambil peran aktif dalam mengorganisir semua potensi olahraga yang ada. Baik di masyarakat, kelembagaan, maupun di dunia pendidikan, sehingga dapat mewujudkan masyarakat sehat dan berprestasi,” tandas Bupati.

Pihaknya berharap, KONI dan seluruh cabor, senantiasa meluruskan niat dan bersungguh-sungguh dalam setiap upaya pembinaan, pengembangan dan memajukan olahraga prestasi.

Berbagai prestasi olahraga yang telah berhasil diraih, lanjut Bupati, hendaknya terus dipertahankan dan diupayakan peningkatannya pada masa-masa yang akan datang;

“Perkuat komunikasi, sinergi dan koordinasi dengan segenap pihak terkait sehingga dapat mengoptimalkan potensi sumber daya dan menyelesaikan kendala atau hambatan yang ada,” harapnya

Sementara Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi menegaskan kepada para atlet, untuk memusatkan perhatian dan energi mereka pada ajang kompetisi babak kualifikasi Porprov.

“Hal itu bertujuan untuk memaksimalkan potensi dan performa atlet sehingga bisa lolos ke Porprov dan meraih prestasi terbaik, terutama karena Porprov merupakan salah satu ajang penting untuk mengidentifikasi dan mengembangkan talenta olahraga di tingkat provins,” tandasnya.

Subur berharap, para atlet Kendal bisa memaksimalkan latihan, supaya pada perhelatan Porprov 2026 nanti bisa meraih prestasi yang membanggakan daerahnya.

Sementara terkait workshop, dirinya juga mengingatkan agar semua atlet, lebih berhati-hati terhadap obat, karena terdapat beberapa jenis obat yang dianggap doping. Ia menuturkan, tes kebugaran dan tes lainnya nanti akan dilakukan, sehingga para atlet diharapkan untuk tetap disiplin.

“Kita meminta atlet-atlet itu benar-benar disiplin, tidak menggunakan obat-obatan atau doping dalam rangka meningkatkan performanya, itu yang kita hindari,” ujar Subur.

Sedangkan narasumber dr Anies Setiowati M Gizi dari FIK Universitas Negeri Semarang, dalam pemaparan materinya berharap para atlet untuk selalu menjaga pola makan. Yaitu menjaga frekuensi makan sering dengan volume kecil, atau makan sebelum rasa lapar datang, mengatur cara makan dengan makan pelan-pelan, minum air putih sebelum makan, dan makan makanan berserat tinggi sebelum makan, serta banyak makan buah segar.

“Nah bila panjenengan memiliki salah satu makanan favorit yang tinggi kalori, makanlah lebih sedikit. Dan yang penting adalah hindarilah makanan yang berlemak, juga yang mengandung alkohol,” ujarmya. (HS-06)

Berikan Bintal untuk ASN Brebes, Pengasuh Pesantren Ini Ajak Muslim Meneladan Rasulullah

Sebagian Ikut Secara Virtual, Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS 2026 Tetap Berjalan