HALO SPORT – Sebagai penantang urutan kedua, Belal Muhammad mendesak Ultimate Fighting Championship (UFC) untuk merealisasikan pertarungan melawan Leon Edwards, pemegang sabuk kelas welter UFC.
Belal, yang berdarah Palestina, tak mau dilangkahi lagi untuk laga perebutan gelar.
UFC memang belum memutuskan lawan pasti Edwards karena ada opsi lain di samping Muhammad, yakni Shavkat Rakhmonov.
Rakhmonov, penantang peringkat ketiga, dianggap lebih mampu menyajikan duel yang menghibur ketimbang Muhammad.
Desakan Belal membuat Edwards akhirnya mau menerima pertarungan melawan Muhammad.
Remember the Name, julukan Belal, menyebut Leon tak punya banyak penggemar.
Sementara Muhammad akan didukung sekitar 2 miliar warga muslim di seluruh dunia.
’’Saya akan mewakili orang-orang Palestina, sedangkan Leon hanya bertarung untuk sepuluh orang yang datang untuk merayakan kemenangannya,’’ sentil Belal seperti dikutip dari Championat.
Jika UFC memilih Muhammad, berarti akan ada duel ulang.
Leon dan Belal pernah bertemu pada 13 Maret 2021. Duel itu tak tuntas karena hasilnya no contest.
Laga dihentikan pada ronde kedua setelah Edwards tak sengaja mencolok mata Muhammad.
Colokan mata itu sangat parah hingga Belal tak bisa melanjutkan pertarungan.
Ketika duel dihentikan, Leon unggul dengan mendaratkan 19 serangan signifikan, sedangkan Muhammad cuma delapan serangan signifikan. (HS-06)