in

Dua Pekan Perbaikan Jalan Alas Roban, Dua Insiden Kecelakaan Terjadi

Kecelakaan di jalur Pantura Alas Roban Lingkar Selatan, tepatnya di Desa Kutosari Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (19/11/2023).

HALO BATANG – Diduga akibat rem tidak berfungsi dengan baik saat menghindari antrean kendaraan di depannya, truk gandeng sarat muatan banting stir ke kanan hingga terbalik. Kemudian menabrak pengendara sepeda motor dan pedagang asongan yang berjualan di tengah kemacetan arus lalu lintas.

Insiden tersebut terjadi di jalur Pantura Alas Roban Lingkar Selatan, tepatnya di Desa Kutosari Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (19/11/2023). Melibatkan satu unit truk gandeng bernomor polisi L-8153-UI yang dikemudikan Dahono (66) warga Kerep rt 5 rw 1 Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Truk diduga mengalami rem blong dan memakan dua korban, yaitu satu pengendara sepeda motor terjepit bodi truk, dan Achmad Choliq (43) pedagang asongan warga Sendangwungu Desa Kutosari mengalami luka berat langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnyaa tersebut nampak kesakitan, lantaran menjadi korban kecelakaan lalu lintas dan terjepit bodi truk yang terbalik. Proses evakuasi korban cukup dramatis, lantaran dilakukan dengan alat seadaanya, oleh warga sekitar.

Salah satu warga yang melihat HARTAkorban.

“Diketahui kemarin dua korban, diantaranya pengedara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya, dan pedagang asongan yang tengah berjualan ditengah kemacetan menjadi korban,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas, Kasatlantas Polres Batang, AKP Wigiyadi mengatakan, kecelakaan lalu lintas yang dialami truk gandeng tersebut dikarenakan mengalami rem blong.

“Menurut pengakuan sopir, untuk menghindari korban lebih banyak sopir truk langsung banting setir ke kanan hingga sampai akhirnya gandengan terlepas dan terbalik yang mengakibatkan muatanya tumpah ruah di badan jalan dan terhenti setelah menabarak tebing,” terangnya.

AKP Wigiyadi menyebut, sudah dua pekan ini pengaihan arus lalin dikarenakan adanya proses pelebaran jalan ruas Plelen-Gringsing, membuat arus lalu lintas kendaraan besar khususnya yang dari arah jakarta dialihkan semua ke jalan lingkar selatan Gringsing.

“Sudah dua kali insiden kecelakaan lalu lintas semenjak adanya perbaikan jalan dan dilakukan pengalihan arus lalu lintas, yang biasanya truk besar sebagian bisa melintasi jalan pantura Daendeles atau Poncowati. Namun karena tengah diperbaiki, untuk sementara semua kendaraan dari jakarta ke semarang maupun sebaliknya via lingkar,” ujarnya.

Kemacetan bakal terus terjadi lantaran badan jalan menyempit karena tengah proses pelebaran dan perbaikan. Proses perbaikan tersebut diperkirakan baru selesai pada akhir tahun 2023.

Supaya tidak mengalami hal yang sama, AKP Wigiyadi menghimbau kepada para pengemudi kendaraan besar, untuk mengurangi kecepatan dengan memindahkan ke gigi dua, atau bisa lewat ke jalan tol lebih aman. (HS-06).

 

Lima Ormas Kendal Bersatu Sepakat Ikut Menjaga Pemilu Damai 2024

Medali, Piagam dan Voucher Perjalanan Diberikan Bagi Para Pemenang Kendal Berkuda Equestrian Exchance 2023