HALO KENDAL – Mendapat keluhan kondisi Pasar Weleri, jajaran Anggota DPRD Kabupaten Kendal melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Weleri 1 untuk mengetahui situasi pasar dan menyerap aspirasi dari para pedagang maupun masyarakat, Senin (16/12/2024).
Hal itu dilakukan untuk mengetahui terkait dengan perkembangan fasilitas di pasar yang selesai dibangun akibat terbakar pada 2020 lalu.
Adapun jajaran dewan yang hadir, terdiri dari Ketua Komisi C Sisca Meritania, Wakil Ketua Komisi B Abdul Syukur, serta anggota Komisi B, yaitu Muhammad Arif Abidin, Muhammad Iqbal Adila dan Najmah Riajani Garniera.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah terkait adanya keluhan bocornya plafon gedung pasar pada saat turun hujan. Padahal pasar tersebut dibangun dengan APBP mencapai Rp 51 miliar.
Menurut Anggota Komisi B, Muhammad Arif Abidin, pasar adalah salah satu bidang yang menjadi mitra dari Komisi B. Sehingga dirinya ingin mengetahui sejauh mana kondisi Pasar Weleri, setelah ditempati pedangang.
“Jadi kedatangan kami di Pasar Weleri ini untuk mengetahui sejauh mana kondisi pasar. Karena kami mendapat keluhan, jika ada kebocoran plafon pasar saat turun hujan,” ujarnya kepada bagian pemeliharaan gedung pasar.
Kaji Arif, sapaan akrabnya, berharap kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kendal untuk bisa menyelesaikan persoalan Pasar Weleri.
“Ya dalam waktu dekat, kami akan undang pedagang Pasar Weleri dan dari dinas terkait untuk duduk bersama membahas masalah ini, dan mencari solusi yang terbaik. Dengan begitu aktivitas pasar tidak terganggu dan perekonomian pedagang meningkat,” ungkapnya.
Sementara Koordinator Pasar Weleri, Amir mengaku, untuk kondisi atap gedung sudah dilaporkan kepada pihak pemborong, karena masih dalam masa pemeliharaan. Bahkan dijadwalkan hari ini dilakukan perbaikan atap yang bocor. (HS-06)