HALO SEMARANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Kadarlusman, meminta agar anggaran aspirasi masyarakat bisa difokuskan ke tingkat rukun warga (RW) dan tidak lagi diberikan kepada setiap rukun tetangga (RT).
Sebab, menurutnya selama ini anggaran aspirasi masyarakat yang masih di tingkat RT menjadi kurang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pilus, sapaan akrabnya, menjelaskan perlu dievaluasi mengenai anggaran aspirasi masyarakat karena dinilai kurang tepat. Nominal anggarannya menjadi cukup kecil jika dibagi-bagikan langsung ke RT. Sehingga akhirnya tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami tekankan ke pemerintah semarang, aspirasi masyarakat supaya tidak dijadikan rebutan oleh RT-RT. Nominal anggaran tidak terlalu besar. Kalau semua RT harus mendapatkan nanti tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurut saya, bisa lebih difokuskan ke RW,” terang Pilus, Senin (13/2/2023).
Nantinya, lanjut Pilus, di RW bisa menentukan RT yang benar-benar perlu pembangunan agar diprioritaskan terlebih dahulu. Sehingga dinilai lebih tepat guna, tepat daya, dan tepat manfaat.
“Agar tidak jadi rebutan RT-RT, padahal nominalnya tidak terlalu besar juga,” tegasnya. (HS-06)