HALO KENDAL – Banyaknya lubang di sepanjang jalur Pantura Kendal dikeluhkan para pengendara. Pasalnya, lubang di beberapa titik jalan tersebut menggangu dan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Beberapa titik jalan yang kondisinya banyak lubang seperti di jalur Pantura, wilayah Kota Kendal, Gemuh, Cepiring, Brangsong dan Kaliwungu. Kondisi jalannya cukup parah. Selain itu, di setiap jembatan ditemui jalan dengan kondisi bergelombang.
Hal tersebut membuat Petugas Penilik Jalan PPK 1.3 Satuan Kerja Jawa Tengah (Satker Jateng) terus melakukan penambalan jalan yang masih berupa aspal.
Petugas Penilik Jalan PPK 1.3 Satker Jateng Bina Marga Kementerian PUPR, Bastiar mengatakan, petugas terus melakukan penambalan. Dengan seringnya turun hujan, membuat jalan aspal yang berlubang semakin banyak.
“Kendalanya pertumbuhan lubang dengan penanganan, lebih cepat pertumbuhan lubangnya. Karena cuaca tidak bisa diprediksi kan. Kami sedang penanganan, tahu-tahu sore hujan,” ujarnya, Selasa (21/2/2023).
Namun, lanjut Bastiar, pihaknya terus berupaya melakukan penambalan, meski sering terhalang turun hujan. Ketika hujan terpaksa tidak bisa melakukan pekerjaan penambalan jalan.
“Jadi yang belum tertangani di sana, di sini sudah ada tambahan yang baru lagi. Tapi kami terus lakukan perbaikan dan penambalan sampai nol lubang lah. Kami usahakan,” tandasnya.
Sebelumnya, jalan berlubang dikeluhkan salah seorang pengendara, Heri Susanto, warga Kaliwungu. Menurut dia, dengan banyaknya jalan yang berlubang di Kendal, sangat mengganggu dalam berkendara dan bisa menimbulkan kecelakaan.
“Ya kalau pas berangkat kerja ke Kendal, saya harus ekstra hati-hati menghindari lubang. Kadang merasa terganggu juga kalau tiba-tiba terperosok lubang. Apalagi kalau pas hujan, lubang di jalan tidak kelihatan,” ungkapnya.
Pengendara lain, Khofifatur Rizqi, warga Kangkung juga mengeluhkan hal yang sama. Banyaknya lubang di jalan pantura Kendal, sangat membahayakan bagi para pengendara.
“Saya pernah terperosok lubang di Jalan Soekarno Hatta tepatnya habis lampu merah Ketapang, saya arah pulang dari Semarang. Di lajur sebelah kanan itu banyak lubangnya. Saya terperosok dan hampir saja terjatuh. Untungnya saat itu saya tidak terlalu kencang. Sehingga masih bisa mengontrol kendaraan,” ungkapnya.
Rizqi berharap kepada pihak terkait, untuk bisa memperbaiki atau menambal jalan yang berlubang, di Kendal. Sehingga bisa membuat nyaman para pengendara. (HS-06)