in

Dengan Gerakan KitaVSCorona, Grab Perkuat Langkah Perangi Covid-19

Seorang mitra Grab membagikan masker untuk petugas Dishub agar terhindar dari virus Covid-19.

 

HALO SEMARANG – Untuk memerangi pandemik COVID-19 di Indonesia, dibutuhkan peran seluruh masyarakat. Termasuk lini terdepan Grab Indonesia yang diharapkan keberaniannya guna bergabung dalam gerakan KitaVSCorona.

“Seluruh rangkaian mitra pengemudi, pengantaran, merchant, dan karyawan Grab Indonesia diharapkan bersatu untuk melawan musuh bersama, yaitu pandemi virus corona. KitaVSCorona berupaya untuk menyebarkan nilai-nilai positif, membangun keteguhan dan memberdayakan masyarakat Indonesia saat masyarakat bergotong royong untuk meratakan kurva pandemi,” ungkap Neneng Goenadi, Managing Director, Grab Indonesia, Kamis (19/3/2020).

Pihaknya bersyukur, para mitra pengemudi, pengantaran, dan merchant telah membantu keseharian masyarakat pada masa yang penuh cobaan ini. Apalagi pada tanggal 16 Maret 2020, Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada masyarakat Indonesia untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

“Kami telah menempatkan berbagai upaya pencegahan tambahan, serta paket dukungan untuk melindungi kesehatan, kesejahteraan, dan keberlangsungan hidup mitra pengemudi ini,” tambah Neneng.

Sejak dimulainya wabah penyebaran virus COVID-19 pada bulan Desember 2019 lalu, lanjut Neneng, Grab Indonesia telah memonitor situasi. Selain itu Grab mempersiapkan seluruh pemangku kepentingan Grab pada respon terhadap COVID-19.

“Di Grab, kami menempatkan kesehatan dan keselamatan pelanggan, mitra pengemudi, dan merchant kami sebagai prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional kami. Melalui upaya jaga jarak sosial yang aman dan efektif, kemitraan dari segi teknologi dan inisiatif edukasi, kami telah menerapkan langkah-langkah untuk membatasi penyebaran virus di Indonesia,” terangnya.

Sehingga di masa yang tidak pasti ini, pihaknya memiliki kewajiban untuk memastikan seluruh lini layanan tersebut berjalan dengan risiko yang lebih minim, bagi semua pelanggan dan lini mitra yang dilayani. Sebagai langkah perlindungan bagi pelanggan dan mitra pengantaran, pihaknya telah memperkenalkan Pemesanan Tanpa Kontak di antara kedua pihak.

“Pelanggan GrabFood dan GrabExpress dapat mengikuti panduan Pemesanan Tanpa Kontak yang tersedia dalam aplikasi atau dengan mengikuti tiga langkah mudah. Yakni informasikan mitra pengantaran untuk meletakkan pesanan di luar pintu atau lokasi tertentu, seperti resepsionis gedung jika diizinkan oleh manajemen gedung yang bersangkutan. Mitra pengantaran akan memberitahu pelanggan saat mereka telah tiba di lokasi pengantaran, meletakkan pesanan di tempat yang telah ditentukan dan menunggu pelanggan untuk mengambil pesanan di mana mereka akan berdiri setidaknya 2 meter dari pesanan tersebut,” paparnya.

Selain itu, sangat disarankan pelanggan untuk memilih pembayaran non-tunai. Jika penggunaan uang tunai tidak dapat dihindari, pelanggan dapat meletakkan uang tersebut di dalam amplop dan menaruhnya di tempat pesanan yang telah ditentukan sebelumnya.

“Kami juga mengimplementasikan langkah pencegahan tambahan di seluruh gerai GrabKitchen di Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Medan. Di mana seluruh staf GrabKitchen termasuk staf mitra merchant akan dicek suhu tubuhnya setiap hari sebelum mulai bekerja. Seluruh mitra pengantaran akan dicek suhu tubuhnya sebelum mengambil pesanan pelanggan,” katanya.

“Seluruh mitra merchant akan memastikan bahwa semua pesanan makanan telah dibungkus dengan benar sebelum diserahkan kepada mitra pengantaran dengan kontak seminimum mungkin,” tandasnya.(HS)

Rahmulyo: Perlu Ada Pendampingan dan Tenaga Konseling untuk Redam Kepanikan Masyarakat

Update Corona di Jateng, 12 Orang Positif, 3 Pasien Meninggal Dunia