in

Demi Situasi Kondusif, Kapolres Klaten Gelar Pertemuan dengan Pegiat Pos Kamling dan Relawan

Pertemuan secara zoom Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo dengan relawan Kelurahan Kabupaten.

HALO KLATEN – Polres Klaten aktif menyambangi kelompok masyarakat dalam rangka menciptakan situasi kondusif di wilayah tersebut. Demi meningkatkan keamanan dan melindungi masyarakat, Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo mengatakan, dilaksanakan kegiatan pertemuan dengan pegiat pos kamling dan para relawan.

Pertemuan dilakukan dengan cara zoom mengingat kesibukan Kapolres dalam rangka tindak pengamanan dan perlindungan masyarakat. Kegiatan zoom meeting dilaksanakan selama dua hari berturut-turut.

Jumat (12/9/2025), Kapolres mengadakan pertemuan dengan pegiat pos kamling. Zoom dilakukan dengan para pegiat pos kamling yang tersebar di 73 titik di Kabupaten Klaten. Meski berada di berbagai tempat, mereka bisa bertemu Kapolres lewat zoom meeting.

Selanjutnya atau Sabtu (13/9/2025), pimpinan kepolisian di Klaten itu menggelar pertemuan dengan para relawan. Pertemuan zoom dengan para petugas sukarela dari Kelurahan Kabupaten dilakukan di Polsek Kota. Para relawan ini rata-rata pemuda di Kelurahan Kabupaten dan dari semua kelurahan di Klaten yang siap menerima panggilan untuk melakukan tugas apa saja.

“Kegiatan ini dalam rangka menciptakan situasi kondusif di Klaten. Kami, dari kepolisian, menyampaikan informasi yang bisa dipercaya dan bukan hoaks kepada masyarakat. Ini sekaligus membantah berbagai hoaks yang merugikan masyarakat,” kata Kapolres seperti disampaikan Kapolsek Kota Klaten AKP Suyono, Sabtu.

Dari pertemuan itu, masyarakat pun mendapatkan penjelasan atas peristiwa-peristiwa yang dirasakan mengganggu kenyamanan warga. Termasuk di antaranya soal klitih hingga konvoi anak sekolah usai pertandingan futsal. Aksi mereka melakukan konvoi sempat membuat masyarakat waswas karena muncul isu adanya pengerahan massa untuk melakukan aksi.

“Dari situ kami bisa memberi penjelasan. Misal event futsal, kami sempat meminta kepada panitia pertandingan menghentikan kegiatan mereka untuk sementara waktu karena situasi kurang kondusif setelah marak aksi demo. Kami kemudian melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk menjelaskan kenapa turnamen dihentikan dulu,” kata Kapolres.

“Setelah situasi aman dan kondusif, turnamen bisa kembali digelar. Saat dilaksanakan kembali, kemudian ada konvoi. Kami juga bertindak tegas sekaligus melakukan razia. Ada 81 sepeda motor yang kemudian ditilang. Mereka juga mendapat pengarahan,” ucap Nur Cahyo.

Tumbuhkan Sat Kamling

Mengenai pertemuan dengan pegiat pos kamling, Kapolres berharap untuk menumbuhkan kembali sat kamling (satuan keamanan lingkungan). Apa pun kegiatan ronda yang merupakan pengamanan warga setempat di wilayahnya sangat membantu pengamanan. Apalagi Kementerian Dalam Negeri bersama Polri juga telah memprogramkan agar kegiatan sat kamling dihidupkan. Kapolres sendiri membuat tagline “Ronda Bareng Jogo Klaten” demi meningkatkan aktivitas ronda lewat pos kamling.

“Jadi, ini mendukung program dari Mendagri agar kita menumbuhkan kembali sat kamling. Bila sudah ada dan aktif, mereka bisa lebih giat lagi. Kami punya tagline “Ronda Bareng Jogo Klaten”. Mari kita bersama melakukan ronda untuk menjaga Kota Klaten,” katanya tegas.

“Kegiatan ini hendaknya menjadi wujud sinergitas Polri dan masyarakat untuk berpartisipasi dan peduli dalam meningkatkan kepekaan dan daya tangkal masyarakat dalam masalah keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Sementara AKP Suyono menuturkan bila pertemuan dengan kelompok masyarakat bisa menangkal berbagai isu sekaligus menjadikan polisi kian dekat dengan masyarakat yang dilindunginya.

“Banyak isu yang beredar dan dari kepolisian memberi jawaban yang menangkal isu tersebut. Kepolisian sebagai lembaga resmi harus memberikan informasi yang bisa dipercaya masyarakat,” ucap Kapolsek Kota Klaten ini.

Begitu pula pertemuan dengan para relawan sangat penting karena bisa membantu dan mendukung keamanan dan kenyamanan warga.

“Para relawan ini pada mulanya dibentuk saat ada Covid-19. Mereka secara suka rela membantu menangani pasien Covid. Setelah pandemi, mereka dipertahankan dan masih aktif sampai sekarang karena sangat membantu kami,” kata plt Lurah Kabupaten, L Kartika Dewi.(HS)

Bank Jateng Turut Berpartisipasi dalam Gelaran Dieng Culture Festival 2025

Karangrayung Grobogan Deklarasikan Kecamatan STBM, Perkuat Perilaku Hidup Bersih Warga