HALO KENDAL – Mencetak atlet tapak suci berprestasi, berjiwa Islami, dan mampu menyampaikan dakwah kepada masyarakat bukanlah pekerjaan mudah. Hal tersebut terungkap saat peresmian Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Padepokan Sukodono, Kota Kendal, Kamis malam (8/8/2024).
Peresmian ditandai dengan penyerahan bendera merah putih dari Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Sodiq Purwanto kepada Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Kendal, Suprapto, yang dilanjutkan penyerahan bendera Muhammadiyah dari Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Agus Budi Utomo, kepada Sekretaris Pimda TSPM Kendal, Rian Hidayat.
Usai acara peresmian, Ketua Pimda TSPM Kendal, Suprapto menyampaikan, telah terjadi distorsi, ketimpangan atau belum terwujud profil atlet TSPM sesungguhnya, Tapak Suci masih dilihat dari sudut sebagai kader.
“Mereka kader, tapi belum bisa ngaji. Mereka rajin latihan, tapi pemahaman dan pelaksanaan nilai-nilai agamanya masih sangat terbatas,” ungkapnya.
Suprapto berharap, Padepokan Sukodono yang diresmikan segera dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan melaksanakan metode training, tahfidz, dan tabligh.
“Training kita laksanakan, atlet latihan intensif dengan pelatih Tapak Suci sehingga melahirkan atlet berprestasi. Tahfidz dilakukan atlet dengan mengaji dan menghafal juz 30, sehingga atlet juga bisa berdakwah,” harapnya.
Suprapto menegaskan, dengan metode tersebut, Tapak Suci tidak hanya berfokus pada aspek fisik dari pencak silat dan berprestasi, tetapi juga pada pengembangan karakter dan spiritual anggotanya. “Sehingga menjadikannya sebagai wadah yang komprehensif bagi para pencinta seni bela diri di Indonesia,” tandasnya
Suprapto membeberkan, sampai saat ini Tapak Suci Akademy Kendal sudah memiliki 25 atlet yang dibina di padepokan Pusaka Mas Sukorejo, melalui binaan Pendekar Mastur Darori. “Kemudian di Padepokan Sukodono segera dibuka pendaftaran atlet baru yang bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen PNF Kendal,” bebernya.
Sementara, Wakil Ketua PDM Kendal, Sodiq Purwanto mengatakan, Pimda TSPM 070 Kendal dalam pelaksanaannya melalui Tapak Suci Akademy yang harus melibatkan beberapa Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) PD Muhammadiyah Kendal, seperti Majelis Tabligh, Dikdasmen dan PNF, MKSDI, dan Lazismu.
Dirinya meminta kepada seluruh atlet TSPM memahami filosofi Tapak Suci yang mencakup penggabungan aspek spiritual, moral, dan fisik dalam praktik pencak silat.
“TSPM ini berlandaskan pada nilai-nilai Islam, yang tercermin dalam mottonya, yakni dengan iman dan akhlaq saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlaq saya menjadi lemah,” ujar Sodiq.
Hadir pada acara peresmian antara lain, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kendal, Inu Indarto, Ketua Majelis Pendidikan Kader, dan Sumber Daya Islami (MKSDI), Edy Hansa, tokoh masyarakat setempat, Ketua Pagar Nusa Kendal, KH Masrur, perwakilan Koramil dan Polsek Kota Kendal.(HS)