HALO BLORA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Retribusi Menara Telekomunikasi di Kabupaten Blora, dalam tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan. Bahkan dari 2021 hingga 2022, peningkatan hingga lebih dari 30 persen.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho, di Blora, Jumat (30/12/2022),
Dia menyebutkan, capaian realisasi PAD dari Retribusi Menara Telekomunikasi Tahun 2022 mencapai Rp 731.620.000 dari target anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni sebesar Rp 560.000.000 dan APBD perubahan Rp 722.200,000.
“Jadi untuk target murni anggaran Rp 560.000,000 terealisasi sebesar Rp 722.200.000,00 atau 130,65 persen. Kemudian dalam perubahan dari target Rp 722.200,000 terealisasi Rp 731.620.000 atau 101,30 persen,” kata dia seperti dirilis blorakab.go.id.
Capaian tersebut, sekaligus merupakan peningkatan tahun sebelumnya. Pada 2020, realisasi pendapatan dari sektor telekomunikasi sebesar Rp 562.060.000 dan pada 2021 sebesar Rp 562.570.000,00. Dengan demikian terdapat kenaikan Rp 510.000 atau 0,09%.
Adapun pada tahun ini, dengan realisasi sebesar Rp 731.620.000, terdapat kenaikan 30,4 persen.
“Sehingga di tahun 2022 ada kenaikan sebesar Rp 169.000.000 atau 30,4 persen,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan, selama ini intensif melakukan pengecekan dan komunikasi dengan warga di sekitar menara telekomunikasi.
“Pembinaan secara masif memang tidak ada. Ketika tim kami melakukan pengecekan di beberapa tower terus ketemu warga, di situ kami ngobrol tentang manfaat tower dan sebagainya. Sedangkan berkaitan dengan radiasi, kami berikan pemahaman bahwa tingkat radiasi tower lebih kecil dibandingkan radiasi gawai yang selalu kita pegang,” tambahnya. (HS-08).