in

Bupati Purbalingga Dorong Perajin Batik dan Ecoprint Semarakkan Amazing Golaga Festival 2023

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menunjukkan produk perajin Purbalingga, dalam Roadshow Pemulihan Ekonomi, Kamis (12/10/2023) di Lapangan Desa Kejobong, Kecamatan Kejobong. (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mendorong para perajin batik lokal Purbalingga, untuk ikut menyemarakkan Amazing Golaga Festival (AGF) 2023.

Ia juga mengajak masyarakat Purbalingga, untuk menyaksikan Fashion In The Cave dalam AGF 2023 ini untuk memperkaya referensi desain fashion dan motif batik lokal.

“Tanggal 28 – 29 Oktober besok kita akan mengadakan Amazing Golaga Festival (AGF) 2023, di sana akan ditampilkan produk-produk kriya yang ada di Purbalingga mulai dari batik sampai dengan ecoprint. Monggo ini jadi kesempatan para pelaku-pelaku pegiat ecoprint yang ada di Kejobong untuk bisa berpartisipasi,” kata Bupati, dalam Roadshow Pemulihan Ekonomi, Kamis (12/10/2023) di Lapangan Desa Kejobong, Kecamatan Kejobong.

Bupati mengungkapkan AGF yang akan berlangsung di Goa Lawa Purbalingga (Golaga) Kecamatan Karangreja ini, akan dikunjungi tamu dari mancanegara.

“Pokoknya bapak ibu kalau penasaran dengan batik dan ecoprint dari Purbalingga ini bisa hadir di AGF nanti,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Bupati menyampaikan Kecamatan Kejobong ternyata juga memiliki potensi kerajinan batik yang tidak kalah dengan sentra batik di kecamatan lain.

Batik dari Kejobong ini di antaranya Batik Waringin dari Desa Pandansari, ecoprint dari Desa Langgar.

Untuk diketahui, kegiatan Roadshow Pemulihan Ekonomi ini diselenggarakan secara rutin tiap bulan secara bergilir antar kecamatan. Selain dalam rangka meningkatkan geliat perekonomian pelaku UMKM.

“Roadshow Pemulihan Ekonomi ini juga untuk memperkenalkan potensi UMKM dari masing-masing desa yang ada di kecamatan kepada masyarakat luas,” katanya.

Kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan program pemerintah guna penguatan ekonomi masyarakat.

Beberapa program penguatan ekonomi yang dapat diakses masyarakat diantaranya : Kredit Mawar (bunga 0%), subsidi bunga, dana stimulan (bantuan keuangan) sebesar Rp 10 – 30 juta bagi kelompok UMKM, Pasar Murah, dan kartu Prakerja Purbalingga.

“Program Kartu Prakerja Purbalingga memberikan kesempatan berupa pelatihan hingga penyaluran kerja termasuk fasilitasi alat dan modal bagi yang berwirausaha,” katanya.(HS-08)

Norisi, Sensasi Nori dari Daun Singkong

Meski Kasus DBD Menurun, Dinkes Kendal Terus Gencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk