HALO PURBALINGGA – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengajak jajaran Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU dan IPPNU) Purbalingga, untuk membantu Pemkab Purbalingga.
Salah satunya untuk mengambil peran mengajak anak-anak putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan.
Hal itu disampaikan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, dalam acara Pelantikan PC IPNU dan IPPNU Purbalingga Masa Khidmat 2023 – 2025, baru-baru ini di Pendopo Dipokusumo.
“Selain pengajian, diskusi pelajar, IPNU dan IPPNU mungkin nanti bisa mengambil peran turun ke desa-desa, untuk memberikan motivasi kepada teman-temannya yang seharusnya sekolah, tapi tidak sekolah, agar mau semangat lagi tergerak hatinya untuk mengenyam pendidikan,” kata Bupati Tiwi, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.
Bupati juga berpesan agar IPNU dan IPPNU bisa mengambil peran menurunkan angka kasus pelecehan seksual.
Hal yang dilakukan dengan menggandeng Pemkab, Polres atau Kejaksaan untuk memberikan sosialisasi di sekolah / pesantren, terkait masalah sanksi pidana pelaku pelecehan seksual.
IPNU dan IPPNU juga diharapkan bisa menjalin koordinasi dengan Pemkab Purbalingga, terkait pemberdayaan ekonomi para santri.
“Sekiranya IPNU dan IPPNU ingin mendapatkan fasilitasi pelatihan, nanti bisa berkoordinasi. Karena apapun pelajar sekarang ini harus dimunculkan minat terhadap enterpreneurship, sehingga fighting spiritnya ada,” kata Bupati Tiwi.
Sejumlah pesan dan masukan dari Bupati Tiwi tersebut, diharapkan untuk dapat dimasukan dalam program kerja PC IPNU dan IPPNU, yang baru saja dilantik ini.
Sehingga kemanfaatan yang dirasakan nantinya tidak hanya bagi NU, tapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan.
Ketua Tanfidziah PCNU Purbalingga, Ahmad Muhdzir, mengapresiasi para pengurus dan mantan pengurus IPNU dan IPPNU.
Dia menilai, berkat dedikasi mereka, kaderisasi NU berjalan dengan baik dan mereka bisa menjadi calon pemimpin NU di masa depan.
“Yang namanya pelajar, IPNU dan IPPNU kan masih muda maka jangan dulu jadi tua. Tetaplah menjadi muda, di mana tua itu selalu dimintai nasihat, harus dituruti nasihatnya. Tapi kalau pelajar, ya belajar. Kunci sukses jadi pemimpin adalah belajar,” katanya.
Untuk diketahui, pengurus PC IPNU dan IPPNU Purbalingga masa khidmat 2023 – 2025 baru saja dilantik.
Proses pelantikan dilaksanakan oleh Ketua Pimpinan Wilayah IPNU dan Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Tengah. Adapun yang menjadi ketua PC IPNU Purbalingga yakni Mustafa Masykur dan ketua PC IPPNU Purbalingga yakni Anisa Tuti Lestari. (HS-08)