in

Bupati Kebumen Naikkan Tunjangan Kepala Desa dan Perangkatnya

 

HALO KEBUMEN – Bupati Arif Sugiyanto menaikkan tunjangan kepala desa dan perangkatnya dan mulai berlaku atau dibayarkan pada tahun ini.

Untuk tahun ini, tunjangan kepala desa yang semula Rp 500 ribu, dinaikkan menjadi Rp 750 ribu.

“Tahun lalu tunjangan kepala desa ada yang sampai Rp 500 ribu disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa. Alhamdulillah tahun ini tunjangan kades bisa diberikan sebesar Rp 750 ribu, Sekdes Rp 150 ribu, dan perangkat lainnya Rp100 ribu,” ujar Bupati dalam keterangannya, belum lama ini, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Pemkab juga memberikan gaji tiga belas untuk kades dan perangkatnya. Meski belum bisa diberikan secara penuh, namun pemerintah, kata Bupati, berkomitmen men-support pegawai pemerintah desa.

“Harapannya agar kerja mereka lebih semangat dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, lebih inovatif, dan mampu mengembangkan desanya agar bisa semakin maju,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto menambahkan tahun ini anggaran alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp 10.355.307.312.

Salah satunya digunakan untuk membayar gaji tunjangan dan gaji tiga belas.

“Tunjangan itu diberikan tiap bulan, ini sudah mulai dibayarkan pada bulan Januari ini. Semua dapat dengan besaran yang sudah ditentukan,” ucapnya.

Kemudian, pemerintah melalui kebijakan Bupati, lanjut Cokro juga bakal memberikan tambahan tunjangan bagi kepala desa dan perangkatnya yang tidak memiliki tanah bengkok.

Ia menyebut ada 11 desa di Kebumen yang tidak memiliki tanah bengkok.

“Ada beberapa desa yang tidak memiliki bengkok, nah itu Pak Bupati juga minta untuk diberikan tambahan tunjangan. Nanti akan dirilis, ketika peraturan bupati itu sudah turun. Yang jelas ini bentuk perhatian pemerintah daerah kepada aparatur desa,” jelas Cokro.

Selain, itu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga nantinya bakal mendapat tunjangan. Namun soal jumlah besar kecilnya, Cokro belum bisa memberikan penjelasan secara gamblang.

“Itu nanti, tapi sudah kita rencanakan,” tandasnya. (HS-08)

Tasyakuran Pelantikan Mbak Ita Menjadi Wali Kota Semarang, Pemkot Gelar Pesta Rakyat

Masyarakat Bisa Gunakan QRIS di Kawasan Kuliner Alun-alun Banyumas