in

Bupati Kebumen Dorong Perbaikan di Sektor Pertanian

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, memukul gong sebagai tanda pencanangan Sensus Pertanian 2023 di wilayahnya. (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto menyoroti minimnya minat pemuda untuk bergerak di bidang pertanian modern.

Maka dari itu Bupati Kebumen mendorong agar generasi muda atau generasi milineal, mau terjun di sektor pertanian.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, saat mencanangkan Sensus Pertanian 2023 di wilayahnya.

Menurut Arif Sugiyanto, pada era sekarang ini, usaha di bidang pertanian tidak sesulit pada zaman dulu, karena sudah ada alat-alat modern. Selain itu usaha di bidang pertanian juga menjanjikan keuntungan.

“Saat ini sudah mulai, tetapi mungkin belum dalam jumlah banyak, munculnya petani-petani milenial dengan penghasilan yang sangat menjanjikan,” kata dia, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Dia juga menyatakan Pemkab Kebumen mendukung sepenuhnya pelaksanaan sensus pertanian 2023.

Ia mengatakan, sensus ini sangat penting kaitannya dengan data riil yang ada di wilayah Kabupaten Kebumen.

“Harapannya akan terdata dan terpetakan berkaitan dengan pertanian di wilayah Kebumen, yang arahnya akan menentukan kebijakan-kebijakan ataupun strategi-strategi yang akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen di bidang pertanian,” ujarnya.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kebumen, akan menggelar Sensus Pertanian 2023 (ST 2023) selama dua bulan, mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023. Pencanangan ST 2023 berlangsung di Pendopo Kabumian, Minggu (28/5/2023).

Pencanangan dihadiri Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, jajaran Forkopimda, dan pimpinan OPD, ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati.

Kepala BPS Kabupaten Kebumen, Kus Haryono mengatakan sensus pertanian bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara komprehensif, kegiatan pertanian.

Cakupannya meliputi subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, kehutanan, perkebunan dan jasa pertanian.

Mengingat pentingnya sensus tersebut, masyarakat diminta memberikan data yang jujur kepada para petugas di lapangan.

“Terimalah petugas kami dengan baik dan berilah data secara apa adanya, yaitu jujur,” kata dia.

Kus Haryono mengatakan saat ini data-data sangat mudah diakses melalui Big Data.

Adapun sensus ini, merupakan salah satu sumber dari Big Data tersebut, yang akan diolah menjadi data nasional.

Dalam sensus ini, BPS Kebumen menerjunkan 1.287 orang, terdiri atas 1.103 petugas lapangan, 184 petugas pemeriksa, dan 26 petugas Koseka, yakni organik BPS yang bertugas mengoordinasikan kegiatan sensus pertanian di masing-masing kecamatan. (HS-08)

Kurang Tiga Minggu, Stand Kebumen International Expo 2023 Terjual 70 Persen

Harus Genjot Promosi Wisata, Bupati Purbalingga Minta Kakang – Mbekayu Tak Gaptek