in

Bulog Magelang Siap Salurkan 280 Ribu Liter Minyakita di eks-Karesidenan Kedu

Penyaluran Minyakita di pasar tradisional di Temanggung. (Foto : temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Kantor Perum Bulog Cabang Magelang siap menyalurkan 280 ribu liter Minyakita, ke pedagang dan pengecer di pasar-pasar di lima kabupaten / kota di wilayah eks-Karesidenan Kedu, yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, dan Kebumen.

Penyaluran ini untuk memotong alur distribusi, agar konsumen dapat membeli komoditi tersebut sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 15.700 per liter.

“Penyaluran Minyakita pada tahap pertama itu akan mulai kita salurkan minggu depan, dan penyalurannya langsung ke pedagang, maupun pengecer,” kata Pimpinan Cabang Bulog Magelang, Ihsan Sura Adilaga di Temanggung, belum lama ini.

Ia menyampaikan, penyaluran Minyakita diprioritaskan kepada pedagang di pasar-pasar tradisional yang sudah terdata oleh dinas terkait.

“Yang kita utamakan penyaluran itu ke pasar-pasar dulu, jika sudah terpenuhi, kemudian kita salurkan ke Rumah Pangan Kita (RPK) yang merupakan mitra dari Bulog,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Ia menyebutkan, untuk harga jual Minyakita dari Bulog Rp 14.500 per liter, kemudian untuk pedagang maksimal menjual dengan harga HET Rp 15.700 per liter.

“Kita terus edukasi kepada para pedagang agar menjual Minyakita sesuai HET, mereka juga membuat surat pernyataan, namun, jika di kemudian hari ditemukan pedagang yang menjual Minyakita di atas HET akan menerima sanksi berupa penghentian pasokan,” tegasnya.

Ihsan berharap, dengan penyaluran Minyakita tersebut dapat menjaga stabilitas harga sesuai HET, sekaligus menjamin ketersediaan pasokan di pasaran, terutama menjelang Ramadan 2026. (HS-08)

 

 

Kukuhkan Dewan Pendidikan, Bupati Karanganyar : Saya Menitipkan Masa Depan

Bupati Kebumen Senam Bareng Kader Kesehatan Gombong, Bagikan Sepeda dan Edukasi Kesehatan