HALO SEMARANG – Memasuki musim hujan di wilayah Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang pada bulan Desember ini yakni dengan intensitas hujan sedang hingga lebat. Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Kota Semarang masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada Januari dan Februari 2023 mendatang.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno menjelaskan, jika potensi cuaca ekstrem saat puncak musim hujan di Kota Semarang yang berada pada bulan Januari sampai Februari mendatang masih ada. Karena di wilayah Jawa Tengah pada bulan tersebut masuk pada puncak musim hujan sehingga berpotensi adanya cuaca ekstrem.
“Pada Desember ini, Jateng, khususnya Semarang curah hujan cukup tinggi tapi tidak ekstrem. Nanti di Januari-Februari saat puncak musim hujan. Trend hujan ekstrem terjadi pada sore hari menjelang malam, disertai intensitas hujan sedang hingga lebat dan angin kencang,” terangnya, Jumat (23/12/2022).
Pada bulan Desember dan Januari ini, lanjut Sutikno, potensi hujan sedang hingga lebat pada sore sampai malam hari disertai dengan angin kencang dan petir. Dia mengimbau masyarakat untuk waspada ketika mendekati bulan Januari atau pada puncak musim hujan. Sehingga bisa sejak dini untuk mitigasi bencana dampak hujan lebat.
“Semarang juga perlu antisipasi bencana, yaitu waspada banjir di sejumlah titik jalan protokol. Warga kami harap untuk rutin mengecek fungsi drainasenya, dan mulai peremajaan pohon-pohon yang rawan tumbang di jalan. Serta genangan-genangan banjir akibat dampak hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya.(HS)