HALO SEMARANG – Menag RI Yaqut Cholil Qoumas sudah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan, untuk merumuskan langkah terbaik untuk menjaga kesehatan para calon haji (calhaj).
“Kita sepakat istitha’ah akan menjadi syarat melakukan pelunasan,” kata Menag RI Yaqut Cholil Qoumas, seperti dirilis kemenag.go.id.
Nantinya, calon haji akan menjalani dua kali pemeriksaan, agar mereka mengetahui kondisi dini kesehatan masing-masing, sehingga memiliki waktu untuk melakukan pemulihan.
“Kita mulai awal November (2023) untuk screening kesehatan, agar waktunya lebih panjang. Jika ada yang punya penyakit tertentu, ada waktu untuk memulihkan,” kata dia.
Adapun pada pemeriksaan kedua, calhaj yang sudah baik, baru berhak melunasi biaya haji.
“Ini ikhtiar agar kasus jemaah sakit dan wafat di Saudi bisa ditekan,” tandasnya.
Kemenag juga akan menggelar mudzakarah perhajian di Yogyakarta, 23 – 25 Oktober 2023.
Tambahan Kuota
Untuk diketahui, Indonesia mendapatkan tambahan kuota sebanyak 20 ribu jemaah pada penyeleggaraan haji 1445 H/2024 M.
Tambahan kuota ini didapat setelah pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota, yang juga Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud, pada 19 Oktober 2023.
“Kurang dari 12 jam komitmen tambahan kuota haji langsung diberikan paling tidak 20 ribu untuk tahun depan tambahannya diberikan kepada Indonesia,” kata Presiden dalam keterangannya melalui Youtube Sekretariat Presiden, belum lama.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menjelaskan kondisi antrean haji di Indonesia yang sudah sangat panjang.
Bahkan saat ini, waktu tunggu keberangkatan jemaah haji Indonesia ada yang mencapai 47 tahun. Sehingga, Indonesia membutuhkan tambahan kuota haji.
“Dan alhamdulillah ditanggapi sangat positif,” ungkap Presiden.
Presiden Jokowi bersyukur kunjungan kerjanya ke Kerajaan Arab Saudi berjalan dengan lancar dan produktif.
Kegiatan tersebut yaitu pertemuan bilateral dengan PM Mohammed bin Salman Al-Saud hingga Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN- Gulf Cooperation Council (GCC).
“Alhamdulillah seluruh kegiatan sudah selesai. Pertemuan Bilateral dengan His Royal Highness Prince Mohammed Bin Salman dan KTT ASEAN-GCC berjalan lancar, berjalan dengan produktif,” ucap Presiden. (HS-08)