in

Beri Apresiasi pada Masyarakat Jaskon, Kementerian PUPR Gelar Konstruksi Indonesia 2023

Press conference kegiatan Konstruksi Indonesia 2023 di Kementerian PUPR, Kamis (15/6/2023). (Foto : pu.go.id)

 

HALO SEMARANG – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengadakan event Konstruksi Indonesia 2023.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan, untuk pertumbuhan dan perkembangan sektor jaskon (jaskon).

Kegiatan Konstruksi Indonesia, merupakan wadah informasi bagi para pemangku kepentingan di Indonesia, serta mampu menciptakan kesempatan usaha dan peningkatan produktifitas jaskon nasional.

Dirjen Bina Konstruksi, Rachman Arief Dienaputra, mengatakan Konstruksi Indonesia 2023 merupakan acara yang diselenggarakan untuk mengapresiasi seluruh masyarakat jaskon, yang telah memberikan konstribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah, untuk pertukaran informasi antara supply dan demand, sebagai media kolaborasi Pemerintah dengan stakeholder bidang konstruksi, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Dengan demikian dapat beradaptasi dengan berbagai tantangan serta pengembangan transformasi digital dan teknologi dan mendorong peluang investasi di sektor jaskon.

“Penyelenggaraan Konstruksi Indonesia tahun ini, bertepatan dengan 20 tahun penyelenggaraan Konstruksi Indonesia sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2003. Tentu kita berharap bahwa pelaksanaan konstruksi akan semakin baik dari waktu ke waktu,” kata Rachman Arief, seperti dirilis pu.go.id.

Sektor jaskon merupakan pilar utama pembangunan infrastruktur yang memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta sebagai pondasi dalam peningkatan daya saing bangsa di tengah persaingan global.

Konstribusi sektor konstruksi terhadap perekonomian nasional (PDB) sebelum Pandemi Covid-19 tercatat urutan ke 4 penyumbang PDB terbesar, yakni pada 2018 sebesar 10,53 persen dan naik tahun 2019 sebesar 10,73 persen dari PDB.

Rachman Arief mengatakan dengan besarnya peran jaskon dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut, tentu dibutuhkan kolaborasi antarstakeholder untuk berkontribusi pada industri konstruksi di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh stakeholder jasa konstruksi  untuk menyemarakkan Konstruksi Indonesia 2023 ini sebagai ajang yang produktif dan inspiratif untuk mendorong industri konstruksi ke depan lebih baik,” kata Rachman Arief.

Sekretaris Ditjen Bina Konstruksi Dewi Chomistriana selaku Ketua Tim Pelaksana penyelenggaraan Konstruksi Indonesia 2023 menyampaikan serangkaian kegiatan Konstruksi Indonesia 2023 akan dilaksanakan sejak Juni 2023 hingga puncak acara pada 1-3 November 2023.

Adapun kegiatan yang diselenggarakan di antaranya pameran teknologi jaskon,  kompetisi konstruksi, lomba foto dan video, penyusunan buku KI 2023, National Call For Paper dan Konferensi, ASEAN Chartered Professional Engineers (ACPE) Forum yang bertujuan untuk menjalin kerjasama dan peluang bisnis para engineering related industries di seluruh anggota ASEAN, dan ditutup dengan malam penghargaan Konstruksi Indonesia 2023 pada acara puncak.

“Konstruksi Indonesia 2023 mengambil tema akselerasi transformasi digital sektor konstruksi untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Sehingga harapannya KI 2023 menjadi ajang sharing knowledge perkembangan jaskon sekaligus ajang promosi untuk menggairahkan investasi dan kegiatan konstruksi di Indonesia, termasuk peningkatan profesionalisme dan kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK),” kata Dewi Chomistriana. (HS-08)

Wabup Demak Beri Pengarahan pada Pilkades Serentak di 55 Desa

Progres 22,5 Persen, Bendungan Bagong Akan Tingkatkan Daerah Irigasi di Trenggalek Seluas 857 Hektare