HALO BATANG – Persaingan antaratlet dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) se Eks Karesidenan Pekalongan kian ketat.
Pertarungan para atlet untuk meraih gelar juara terbaik, dengan mengumpulkan medali terbanyak, juga makin sengit.
Namun berdasarkan perolehan sementara, hingga Rabu (24/4/2024), Kabupaten Batang masih memimpin perolehan medali.
Kepala Disparpora Batang Yarsono, seperti dirilis batangkab.go.id, menyampaikan perhitungkan perolehan medali dilakukan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Pembinaan Olahraga (Simpora) Jateng yang berjalan secara otomatis.
“Semua data yang ada di Simpora berjalan terus. Jadi bisa diketahui data terbaru setiap harinya,” katanya, di ruang kerjanya, Rabu (24/4/2024).
Perolehan medali yang terpantau melalui aplikasi Simpora Jateng, hingga kemarin masih dikuasai oleh Kabupaten Batang, dengan total perolehan 41 medali.
Medali yang dikumpulkan oleh para atlet dari Batang tersebut, terdiri atas 14 emas, 10 perak, dan 17 perunggu.
Yarsono juga menambahkan bahwa, tetap berkeyakinan seluruh atlet dari Kabupaten Batang dapat meningkatkan perolehan jumlah medali hingga akhir event.
“Saya tetap berharap Batang jadi juara umum.
Dampak Ekonomi
Sementara itu Popda se Eks Karesidenan Pekalongan di Batang, juga membawa dampak positif dari sisi ekonomi bagi tuan rumah. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hunian di sejumlah hotel.
Kepala Disparpora Batang, Yarsono mengatakan momentum sebagai tuan rumah penyelenggara, dimanfaatkan sekaligus untuk mempromosikan potensi destinasi wisata serta hotel yang tersebar di area Kota Batang.
“Tentu saja terjadi peningkatan jumlah hunian di hotel-hotel karena peserta mayoritas dari luar Kabupaten Batang, kecuali Pekalongan, pasti menginap di sini,” katanya, di Hotel Dewi Ratih Batang, Kabupaten Batang, Rabu (24/4/2024).
Sejumlah hotel yang direkomendasikan untuk menginap para atlet dan pendamping telah disiapkan.
Di antaranya Hotel Dewi Ratih, Sendang Sari, Yudhistira serta yang terbaru Kiyana Premiere.
Juga Hotel Sendang Sari yang setiap digelarnya event olahraga dan kesenian, selalu menjadi tempat menginap yang direkomendasikan bagi para peserta.
Manajer Pemasaran Hotel Sendang Sari, Dian Ningsih mengatakan, selama event Popda, setiap harinya ada kamar yang dipesan baik untuk tim atlet maupun pendamping.
“Kebetulan yang menginap di sini sejak beberapa hari lalu ada tim Popda dari Kabupaten Brebes dengan jumlah kamar yang dipesan antara 30-70. Itu diisi atlet beserta keluarga dan pendamping atlet,” terangnya.
Jika dibandingkan dengan jumlah hunian saat hari reguler tanpa ada even, di beberapa hotel diperkirakan antara 20-45 kamar yang dipesan.
Sehingga diperkirakan ada peningkatan jumlah sebesar 20 persen. (HS-08)