in

Akun Jokowi Unggah Karikatur Batik, Warganet Kaitkan Kasus Corcoran hingga Pak Bas dan Cari Kucing Oren

 

HALO SEMARANG – Walaupun gelaran KTT G20 sudah selesai, namun nuansa kegembiraannya masih bisa dirasakan. Paling tidak itulah yang ditampilkan oleh kartun unggahan Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter @jokowi, Sabtu (19/11/22)

Dalam unggahannya, selain menampilkan karikatur, Presiden Jokowi juga menyampaikan kebanggaannya pada busana batik yang dikenakan para pemimpin negara G20.

“Para pemimpin negara G20 mengenakan batik saat menghadiri gala dinner KTT G20 di Bali. Batik-batik aneka corak dan warna itu jadi cinderamata Indonesia untuk tamu-tamu penting kita,” ungkap Jokowi.

Presiden juga mengingatkan, bahwa Batik Indonesia merupakan warisan budaya yang diakui UNESCO.

“Batik Indonesia adalah warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang diakui UNESCO,” kata Jokowi.

Bersama tweet tersebut, Jokowi juga mengunggah sebuah poster karikatur berukuran besar, yang menggambarkan batik sebagai kekayaan Bangsa Indonesia.

Dalam poster tersebut, digambarkan seorang perempuan sedang membatik pada sehelai kain putih.

Digambarkan pula beragam corak kain batik yang sedang dijemur, dan dikenakan oleh orang-orang.

Unggahan itu pun mendapat tanggapan beragam dari warganet. Sebagian mengaitkan unggahan tersebut, untuk menyindir broadcaster bernama Sophie Corcoran, yang sebelumnya menuliskan komentar negatif tentang tampilan batik Indonesia di sosial media Twitter miliknya.

“Kucing oren dikerubungi cocor bebek alias kasus corcoran?? Wkwkwk,” cuit amburegul emesiyu @imtitanigo.

Ada juga yang menganggap gambar kartun tersebut merupakan sentilan pedas dari Presiden.

“Tuh baca mahyar & corcoran gt aja gk paham sihh..sentilannya halus tp pedes! Kasih paham mereka Pak @jokowi,” cuit Mielkyadwi lewat akun @mielkyadwi.

Ada juga yang menyebut Corcoran sebagai “pengganggu batik”.

“’Pengganggu’ batik, disosor (banyak) angsa sampai hampir kujengkang,” kata Sujoko @sujokojiwo.

Selain kasus Corcoran, ada juga yang melontarkan cuitannya tentang kebanggaan mengenakan batik.

“Bangga pakai Batik !,” kata Veronika Wahyu @VeronikaWahyu1

Selain menyangkut pesan utama, banyak pula warganet yang mengomentari pernik-pernik dalam kartun tersebut, termasuk keberadaan kucing oren dan Menteri PUPR Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, yang memang memiliki hobi fotografi.

Dalam karikatur tersebut, Basuki Hadimuljono digambarkan sebagai seorang fotografer yang mengenakan topi secara terbalik sedang membidik menggunakan lensa tele.

“Pak Bas eksis,” kata akun skiesme @HelloPrity.

Akun CallmeLiya! @Ridzauliarahma juga menyebut Basuki Hadimuljono sebagai fotografer fenomenal.

“Tidak lupa sang fotografer fenomenalnya.”

Ada pula warganet yang lebih suka mengomentari kucing oren dalam gambar tersebut.

“Pak itu si oren diapain sama ayam2nya.. kasian amat,” kata Ghifari Permana lewat akun @ghifaripp.

“Dikroyok dia kasian,” sahut Zzar @tobenvivii, sembari menampilkan emoticon tertawa.

Ada juga yang mengartikan kucing oren sedang jadi induk ayam.

“Si oyen jadi induk nya piyik2,” cuit akun @apaajadechhhhh.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam sebuah kesempatan pernah mengungkapkan, kartun dan kemunculan kucing oren dalam berbagai unggahan Jokowi, merupakan bagian untuk menarik perhatian masyarakat.

Dia mengungkap, gambar unik kucing oren terinspirasi oleh banyaknya kucing saat pandemi Covid-19.

“Itu karena terinspirasi saat pandemi ada kucing-kucing, banyak kucing,” kata Bey. (HS-08)

Moment HKN 2022, Dinkes Kendal Gelat Lomba Mars dan Yel-Yel Tenaga Kesehatan

Sukseskan KTT G20, Duo Srikandi Sri Mulyani dan Retno Marsudi 43 Tahun Berteman sejak di SMA 3 Semarang