in

Sayangkan Insiden dengan Top Gun

HALO SPORT – Francesco Bagnaia menyayangkan insiden tabrakan dengan Maverick Vinales yang membuat keduanya gagal finis pada MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, 14 Mei lalu.

Bagnaia dan Top Gun, julukan Vinales, sedang bertarung memperebutkan tempat ketiga pada lap kelima ketika Vinales melewati bagian dalam Bagnaia di tikungan 11.

Motor Top Gun melebar dan Pecco, sapaan akrab Bagnaia, memotong kembali ke bagian dalam jalur motor Vinales.

Namun, saat mereka mengubah arah ke tikungan 12, kedua pembalap itu bertabrakan.

Ada pertengkaran singkat, tetapi tidak terjadi apa-apa dan steward tidak menghukum salah satu pembalap.

’’Saya tidak marah kepadanya. Saya menganggap ini seperti insiden biasa dalam balapan,’’ tutur Pecco seperti dilansir dari Motosan.

Kecelakaan itu membuat keunggulan pembalap tim pabrikan Ducati ini dalam klasemen sementara terpotong menjadi satu poin setelah Marco Bezzecchi (Mooney VR46) memenangkan lomba. Pecco kini mengoleksi 94 angka.

Sementara itu, Vinales merasa Bagnaia bisa memberinya sedikit lebih banyak ruang saat mereka mengubah arah dari tikungan 11 ke 12.

’’Sayang sekali kami gagal. Padahal, kami memiliki banyak potensi,’’ kata Vinales.

Pembalap tim Aprilia Racing ini juga menilai ini adalah insiden balapan.

Enam pembalap lain juga gagal finis, yakni Marc Marquez (Repsol Honda), Jack Miller (Red Bull KTM), Luca Marini (Mooney VR46), Alex Marquez (Gresini Racing) dan Alex Rins (LCR Honda).

Marquez bahkan terjatuh saat balapan menyisakan dua putaran lagi.

Balapan selanjutnya adalah Gran Prix (GP) di Sirkuit Mugello, 9-11 Juni mendatang.

Dari lima seri musim ini, tim Ducati sudah menang empat kali. Satu balapan berhasil dicuri Alex Rins. (HS-06)

Target Jadi Raja KO di UFC

Peluang ke Final Sangat Berat