HALO SEMARANG – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, dalam pengamanan KTT Asean Summit ini, menyiapkan posko Komunikasi, Koordinasi, Kendali dan Informasi (K3I) lalu lintas.
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan, sebagai Kasatgas III Walrolakir, menjelaskan posko ini merupakan pusat kendali dan komunikasi, serta monitoring segala bentuk tugas pelayanan personel saat bertugas.
“Isinya ada CCTV rute maupun CCTV di labuan bajo. Kemudian ada aplikasi K3i. Di sini kita bisa melihat lokasi personel yang melakukan pengamanan rute, yang mengamankan perparkiran termasuk juga yang melakukan pengawalan,” kata Aan, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Selain posko K3i di jalan Bandara Komodo, Korlantas Polri juga menyiapkan Komando Mobile (Komob).
Komando mobile ini dapat dipindah lokasi ke mana saja, dan menjadi kepanjangan Posko K3i.
“Kita bisa memantau dari sini melalui posko K3i dan komob. Komob Ini sifatnya mobile sesuai dengan kebutuhan,” kata Aan.
Aan mencontohkan seperti halnya kegiatan yang akan dilaksanakan di Golo Mori, Satgas III Walrolakir akan mengirim komob ke lokasi yang lokasinya jauh.
“Untuk kegiatan yang akan datang di Golo Mori yang cukup jauh sekitar 30 kilometer dari sini, nah ini komob kita akan kita tempatkan di sana,” ujarnya.
Kecanggihan komob ini, dijelaskan Aan dengan basis jaringannya satelit jadi di lokasi manapun bisa memberikan informasi, kalau pun ada blank area, dengan teknologi ini tidak akan terganggu dengan itu.
“Mau ditempatkan di tidak ada internet ini tetap bisa memberikan informasi,” kata Aan.
Persiapan
Sementara itu Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, kemarin menyatakan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, sudah mencapai 90 persen.
“Dengan kerja sama, sinergi dari politisi dan lembaga, dan juga dari semua aparat yang terlibat, alhamdulillah persiapan sampai hari ini sudah mencapai 90 persen,” ujar Setya dalam Dialog FMB9 Kesiapan KTT ASEAN 2023 yang diikuti secara dalam jaringan di Jakarta, Jumat ( 5/5/2023).
Adapun 10 persen persiapan lainnya, kata Setya, akan dilakukan mendekati agenda puncak KTT ASEAN yang berlangsung pada 10 dan 11 Mei 2023.
“Persiapan yang 10 persennya lagi adalah persiapan-persiapan yang memang harus disiapkan H-1. Misalnya, bunga basah, kemudian pengaturan meja dan kursi. Itu bisa kami lakukan H-1 karena pada hari sebelumnya venue masih digunakan untuk acara-acara yang lain, ” kata Satya.
“Rangkaiannya dimulai dari tanggal 6 Mei sebenarnya. Kedatangan dari perwakilan tetap ASEAN, kemudian sekretariat ofisial, dan delegasi di Labuan Bajo,” tambah Satya.
Kemudian, pada 7 Mei akan ada pertemuan Committee of Permanent Representative (CPR) ASEAN yang diselenggarakan di Golo Mori. Setelah itu, pada 8 Mei akan diselenggarakan pertemuan SOM (Senior Officials Meeting) ASEAN di tempat yang sama.
“Kami sudah siapkan MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition) Golo Mori; infrastrukturnya, didukung banyak pihak termasuk BUMN, PUPR, dan lain-lain,” ujar Setya. Sementara pada 9 Mei, akan diselenggarakan ASEAN Foreign Ministers Meeting yang bertempat di Hotel Ayana.
Rangkaian acara KTT ASEAN 2023 nantinya akan ditutup dengan press briefing oleh Presiden RI Joko Widodo di Hotel Bintang Flores.
“Seluruh acara akan ditutup dengan press briefing oleh Bapak Presiden. Bapak Presiden akan menuju Hotel Bintang Flores dan di sana akan memberikan briefing kepada seluruh media yang hadir,” tutup Satya. (HS-08)