HALO SEMARANG – Arus mudik Lebaran 2023 telah memasuki puncaknya, pada Rabu (19/4/23). Adapun ribuan penumpang mulai meninggalkan Jakarta dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
“Tercatat sebanyak 6.000 penumpang sudah meninggalkan Terminal Kalideres,” kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id, Kamis (20/4/2023).
Kepala Terminal Kalideres, juga menjelaskan bahwa kenaikan penumpang juga masih berpotensi terjadi sampai malam ini. Hal itu mengingat hari ini adalah hari cuti pertama lebaran.
“Dilihat sampai siang tadi memang penumpang cukup meningkat seperti yang di ruang tunggu dan bus-bus yang datang jumlahnya lebih banyak dari hari kemarin,” ungkap Revi Zulkarnain.
Dari data yang dilaporkan pihaknya mencatat menjelang lebaran 1444 H sudah sebanyak 11.754 masyarakat mudik dari Terminal Kalideres. Yaitu, dengan tujuan mulai dari Pulau Sumatera hingga Jawa Tengah.
Sementara itu sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, guna memastikan pelayanan mudik Lebaran 2023 diberikan secara maksimal,
“Kita sengaja datang untuk melihat langsung bagaimana proses pelayanan mudik dari kereta api yang khususnya ada di Stasiun Pasar Senen,” kata Kapolri.
Menurut Kapolri, terjadi peningkatan penumpang sekitar 19.900 pada hari ini di Stasiun Pasar Senen. Bahkan, jumlah pemudik pada hari kemarin sebanyak 20.000 orang.
“Dan hari ini kemungkinan akan terus bertahan dan mungkin bisa naik sampai dengan H+2,” ujar Kapolri.
Kapolri pun berdialog dengan beberapa pemudik yang menyatakan moda transportasi kereta api merupakan salah satu yang menjadi favorit masyarakat untuk pulang kampung.
“Tentunya kita melihat dari sisi pelayanan kemudian ruang tunggu dan juga kita tanyakan langsung ke masyarakat yang memilih gunakan kereta api dan ini menjadi salah satu pilihan favorit. Karena menurut masyarakat yang pertama adalah tepat waktu, yang kedua bersih dan ketiga tentunya lebih aman,” ujar Kapolri.
Oleh karenanya, Kapolri juga menganjurkan kepada seluruh masyarakat yang ingin mudik untuk memilih kereta api sebagai opsi pertama. Sebab, kereta merupakan salah satu alternatif pilihan yang aman, tepat waktu, dan nyaman.
Tak lupa, Kapolri tetap mengingatkan kepada para pemudik untuk tetap selalu waspada dan memperhatikan aturan-aturan yang telah disampaikan oleh petugas di lapangan. Masyarakat juga untuk bisa melaporkan segala kendara ke posko mudik yang telah dibangun oleh TNI, Polri dan stakeholder terkait.
“Silahkan dilaporkan, nanti akan dikoordinasikan terkait hal-hal yang menjadi keluhan dalam masalah layanan atau hal lain terkait masalah kamtibmas. Semuanya akan dilayani oleh para petugas yang ada di pos terpadu,” kata Kapolri. (HS-08)