HALO PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga Sudono meminta seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya, untuk fokus pada upaya-upaya penurunan angka kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing.
Hal ini sesuai instruksi Presiden RI, tentang upaya mengentaskan kemiskinan ekstrim menjadi 0 persen tahun 2024.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Purbalingga, Sudono, yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), dalam kegiatan Amaliah Ramadhan Ashar Keliling Pemkab Purbalingga, di Masjid Baiturrakhim, Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, beberapa waktu lalu.
“Kepada kepala desa yang hadir, untuk memastikan bahwa seluruh rumah tangga miskin ekstrem di wilayahnya, menerima semua program penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem,” kata Sudono, seperti dirilis purbalinggakab.go.id, Sabtu (1/4/2023).
Menurut Sudono, upaya pengentasan warga yang masuk kategori miskin ekstrem, membutuhkan komitmen kuat dari pemerintah daerah dan perangkat daerah, lembaga filantropi, serta seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan ini, Wabup juga menyerahkan bantuan, berupa dana hibah perbaikan masjid sejumlah Rp 12 juta, genset, 225 paket beras dan lele, 81 paket alat shalat, kursi roda, alat bantu dengar, handsprayer, PMT ibu hamil dan balita, serta bantuan lainnya.
“Saya berpesan kepada takmir masjid, untuk menggunakan bantuan ini sebaik-baiknya. Bisa digunakan, salah satunya untuk kepentingan jamaah yang sudah lansia, seperti menyediakan kloset duduk, agar memudahkan jamaah lansia,” katanya.
Salah satu jamaah yang hadir, Cita Safitri mengucapkan terima kasih atas diadakannya kegiatan Ashar keliling di desanya. Dia berharap semoga semua yang telah dilaksanakan dapat bermanfaat.
“Alhamdulillah senang, terima kasih juga atas bantuannya semoga bisa bermanfaat. Mudah-mudahan, ke depan bisa lebih baik lagi,” kata dia. (HS-08)